Pasar Malam, Rindu Wahana Permainan, Bazar Hingga Problematikanya

September 8, 2019
Ekonomi 0   236 views 0
Wahana Bianglala

Wahana Bianglala tampak terang benderang dari Tugu Soekarno Hatta Taman Santoso (Foto: Dok. Progres Kepahiang)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pasar malam di Taman Santoso sudah berakhir beberapa pekan lalu. Tapi ajang menjajakan permainan anak-anak dan remaja serta bazar murah selalu ditunggu dan dirindukan sebagian masyarakat setiap Agustus dan menjelang HUT Kabupaten Kepahiang.

Meski permainan modern anak-anak di gawai (gadget) orang tuanya cukup digemari. Namun, jika pasar malam telah dibuka, tidak lengkap rasanya bagi mereka bila belum mengunjungi pasar malam.

Pengusaha Pasar Malam, Frengki melalui Ketua Kerja Pasar Malam Kepahiang Ujang menuturkan, keterbatasan lahan atau lapangan menjadi kendala tersendiri bagi pengusaha pasar malam. Meski demikian, pola berpindah-pindah dinilai masih efektif.

“Dengan jumlah karyawan pasar malam hingga 48 orang, kami selalu berharap ada lahan yang cukup sehingga para karyawan dapat terus bertahan di tengah zaman yang kian modern,” ujar Ujang beberapa waktu lalu.

Setiap wahana permainan, lanjut Ujang, diberi tarif Rp 10 Ribu. Tarif permainan itu seragam untuk semua permainan.

“Sama semua, setiap permainan Rp 10 Ribu,” imbuhnya.

Keramaian pasar malam

Keramaian di Pasar Malam Taman Santoso Kepahiang (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

Sementara itu, karyawan Pasar Malam David mengaku sudah 20 tahun ikut mengelola pasar malam. Ia sudah terbiasa tinggal berpindah-pindah mengikuti lokasi pasar malam.

“Sudah 20 tahun usaha ini kami geluti. Banyak suka dan duka yang kami alami. Terutama bila kondisi musim hujan tentunya hal ini memberi dampak bagi penghasilan kami,” kata David.

Secara berkala, pasar malam akan digelar kembali di beberapa wilayah di Kepahiang. Meski, tarif parkir kendaraan yang kadang melambung hingga Rp 5 Ribu untuk sepeda motor masih menjadi keluhan pengunjung, namun demikian pasar malam masih dirindukan.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.