Pelatihan Pengolahan Produk Desa Batu Ampar oleh BPOM Terkendala Covid-19

Juni 5, 2020
Harwan Iskandar Kades Batu Ampar

Harwan Iskandar, S.Pd.I (Foto: Dok. Pemdes Batu Ampar/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Kepala Desa Batu Ampar Kecamatan Merigi Harwan Iskandar mengungkapkan, corona virus disease 2019 (Covid-19) telah menghambat sejumlah kegiatan di desa ini. Salah satu kegiatan yang terhambat adalah pelatihan pengolahan produk oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Banyak kegiatan yang tentunya terhambat dan ada yang dibatalkan akibat pandemi Covid-19 ini. Salah satunya adalah pelatihan pengolahan produk lokal desa bersama BPOM,” kata Harwan di Balai Desa Batu Ampar, Kamis (04/06/2020).

Menurut Harwan, sesuai jadwal seharusnya pelatihan itu sudah digelar pertengahan tahun ini dan hasil dari pelatihan itu sudah bisa diapliksikan.

“Seharusnya sudah kita gelar dan mungkin sudah kita rasakan manfaatnya kalau pelatihan itu sudah dilakukan,” ungkapnya.

Harwan berujar, ada standar-standar tertentu yang harus diterapkan agar produk-produk desa memiliki izin atau sertifikasi BPOM. “Mulai dari pengelolaannya seperti apa dari awal, proses memasak dan sebagainya, ada standar dari BPOM. Itulah yang ingin kita dapatkan,” ujarnya.

Beberapa produk Desa Batu Ampar yang sudah dan terus dikembangkan saat ini adalah kopi bubuk robusta, gula aren (gula merah), kolang-kaling, rebung mentah dan olahan serta kerajinan non kuliner lainnya.

“Dari desa ini ada banyak produk, ada gula aren, kopi bubuk, olahan rebung, kolang kaling dan lainnya,” demikian Harwan.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.