Selain Bawang Putih, Kenaikan Harga Bahan Pokok Lainnya Masih Normal

Mei 7, 2019
Ekonomi 0   213 views 0
Pedagang pasar kepahiang

Pedagang sayur mayur di Pasar Pagi, Jalan Syahrial | Foto: Istimewa/PROGRES KEPAHIANG

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang menilai kenaikan harga bawang putih di pasaran sudah tidak di atas ambang batas atau tidak normal. Kenaikan harga bawang putih yang lebih dari 100 Persen ini berbeda dengan komoditi pasar lainnya.

“Mekanisme pasar, kalau menjelang Ramadan, menjelang Lebaran harga bahan pokok naik, tapi kenaikan itu masih wajar atau tidak lebih dari 100 persen. Kalau yang bawang putih ini sudah di atas ambang batas, tidak normal,” ujar Kepala Bidang Perdagangan, Disdagkop UKM Kepahiang, A Suhanda, Selasa (07/05/2019).

Ia berujar, Disdagkop UKM tidak bisa memastikan penyebab mahalnya harga bawang putih ini, terlebih lagi terjadi hampir di semua daerah di Indonesia.

“Kalau penyebabnya kami tidak berani menduga-duga, apa lagi ini terjadi hampir di seluruh wilayah. Yang pasti kami hanya bisa memantau perkembangan harganya saja,” terang Suhanda.

Dikatakan, harga bawang putih sepanjang bulan April 2019, hanya mengalami kenaikan satu kali, yakni pada Minggu ke tiga, dari Rp 40 Ribu menjadi Rp 45 Ribu. Kemudian pada minggu pertama bulan Mei atau menjelang masuk Ramadhan melonjak drastis menjadi Rp 80 Ribu hingga Rp 85 Ribu/Kg.

Sementara itu, harga komoditas bawang merah justru anjlok menjadi Rp 37 Ribu pada minggu terakhir bulan April dari sebelumnya Rp 40 Ribu per kilogram.

“Data per tanggal 5 Mei kemarin, sudah Rp 85 Ribu,” jelasnya.(pid)

Publikasi BKD Kepahiang Bayar PBB



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.