15 Orang Sembuh, 46 Suspek, Satgas Ingatkan 3M Jangan Kendor

Mei 19, 2021
Tajri

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Si saat menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 (Foto: Riansa/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kepahiang mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan adaptasi kebiasaan baru dengan selalu melakukan 3M (Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak). Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang Tajri Fauzan menuturkan, penambahan kasus yang terus terjadi akibat masyarakat jenuh dan abai menerapkan 3M.

“Sekarang 8 kecamatan zona merah semua. Ini karena masyarakat mulai abai dengan 3M. Untuk itu, ayo kita jangan kendor menerapkan 3M, karena pandemi ini belum selesai,” tutur Tajri, Rabu (19/05/2021).

Tajri menjelaskan, berdasarkan data pada Rabu ini, ada penambahan satu kasus Covid-19 lagi. Meski demikian, ada penambahan pasien yang sembuh.

“Hari ini ada 14 orang yang sembuh dan selesai menjalani isolasi mandiri, tapi ada penambahan satu kasus positif baru. Sehingga, jumlah pasien covid yang menjalani isolasi sebanyak 24 orang. Kemarin (18/05/2021) jumlah pasien yang isolasi 39 orang,” jelasnya.

update 19 mei 2021

Ia menambahkan, pada Rabu ini ada 46 orang masuk kategori suspek. Ia berharap 46 orang ini tidak naik statusnya menjadi positif Covid-19.

“Hari ini ada 46 orang yang masuk kategori suspek. Mereka ini punya potensi jadi positif. Kita lihat saja hasil PCR-nya nanti. Kita semua berharap semoga negatif semua,” terang Tajri.

Ingatkan Juga Surat Edaran Bupati Soal Resepsi

Tajri juga mengingatkan warga yang berniat menggelar hajatan atau resepsi pernikahan untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

“Kami juga mengingatkan warga yang ingin menggelar hajatan agar bisa mengindahkan Surat Edaran Bupati. Jangan ada prasmanan, pakai nasi kotak saja. Panitianya harus bisa memastikan ruang resepsi tidak lebih dari 50 persen jumlah tamu. Ini penting, karena banyak kasus terjadi dari kasus pesta pernikahan,” demikian Tajri. (pid)

Banner BKD Kepahiang



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.