2 Hari Dirawat di RSUD, Pengidap Kanker Ganas Asal Desa Kutorejo Itu Akhirnya Meninggal

Januari 3, 2019

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pengidap kanker ganas asal Desa Kutorejo Kecamatan Kepahiang Suroso, akhirnya meninggal dunia pada Rabu (02/01/2019). Padahal, ia baru dibawa ke RSUD Kepahiang Senin (31/12/2018) lalu.

Pria 52 Tahun itu diketahui sudah 6 bulan hanya mampu terbaring karena mengidap kanker sudah menjalar ke leher dan mulutnya. Kondisinya yang kian parah akahirnya tersebar di media sosial. Sejumlah kalangan memberikan bantuan, mulai dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Direktur Kopi Kepahiang Raden Najamudin, anggota DPRD hingga Wabup Kepahiang Netti Herawati.

Sayangnya, setelah dirawat di RSUD Kepahiang selama 2 hari, Suroso menghembuskan nafas terakhirnya. Kabar beredar, RSUD Kepahiang tidak maksimal menangani pasien Suroso.

Direktur Kopi kepahiang

Direktur KopiKepahiang.com, R Najamudin atau Nang Cik, anggota DPRD Hariyanto dan warga saat membantu Pak Suroso naik ke ambulans

Wabup Netti Herawati yang mendapat informasi tersebut berujar, sangat menyayangkan kinerja RSUD Kepahiang yang lamban menangani pasien.

“Kejadian seperti ini bukan yang pertama. Saya sangat menyayangkan hal seperti ini terulang. Kita harap RSUD Kepahiang melakukan evaluasi kinerjanya, jangan lagi ada penanganan yang lambat,” ungkap Wabup Netti.(pid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.