90 Pegawai & Alumni BPKP Papua Barat, Sulbar Hingga Jakarta Reuni di Kepahiang

September 16, 2018
Featured Wisata 0   106 views 0
Alumni BPKP

Reuni Alumni Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu di kawasan wisata Curug Embun (Foto: Koko/PROGRES KEPAHIANG)

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Sebanyak 90 orang pegawai dan alumni pegawai Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu dari Provinsi Papua Barat, Sulawesi Barat, DKI Jakarta, Lampung dan Bengkulu melakukan napak tilas ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kepahiang. Mereka menyebut perjalanan wisata tersebut dengan tajuk Napak Tilas BPKP di Bumi Raflesia.

“Saya selaku mitra dari BPKP merekomendasikan objek wisata di Curug Embun, selain eksotisme air terjun yang alami, juga aksesnya mudah bagi wisatawan. Selain itu juga, rencananya akan langsung ke Kabawetan melihat destinasi wisata pegunungan dan sekaligus melihat langsung proses pengolahan teh oolong,” kata Inspektur Kabupaten Kepahiang, Harun yang juga alumni pegawai BPKP Provinsi Bengkulu, Sabtu (15/09/2018).

Senada dengan Harun, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Bram Brahmana mengatakan sengaja merekomendasikan Kepahiang agar objek wisata di Kabupaten Kepahiang dapat dikenal masyarakat di belahan Indonesia lainnya.

“Kita hari ini ke Curug Embun dan Kabawetan. Ini kita maksudkan biar teman-teman yang datang dari bagian lain dari provinsi lain itu mengenal Kepahiang,” ujar Bram.

Bram brahmana

Bram Brahmana (Foto: Koko/PROGRES KEPAHIANG)

Ia juga mengatakan, banyak destinasi wisata menarik di kabupaten/kota lain yang telah direkomendasikan guna napak tilas ini. Namun ia dan rombongan lebih memilih ke Kabupaten Kepahiang.

“Sebenarnya banyak rekomendasi ke kota lain, namun karena dalam rombongan juga banyak senior, maka kami memilih Kepahiang. Mudah-mudahan Kepahiang akan menyenangkan bagi teman-teman yang lain, apalagi sekarang akses ke Curug Embun lebih dekat dan mudah dicapai,” ungkapnya.

Bram juga mengapresiasi rekan-rekannya dari Papua Barat dan Sulawesi Barat yang mau hadir dan melakukan napak tilas ke Kepahiang.

“Yang menyenangkan itu karena dari Papua Barat mau datang, Sulawesi Barat hadir. Itu lumayan jauh loh dari Papua Barat dan Mamuju itu melewati 5 kali penerbangan loh,” pungkasnya.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.