Air Musi “Mengganas” Jembatan Tebat Monok-Mandi Angin Tak Bisa Dilalui

April 27, 2019
Featured Lingkungan Peristiwa 1   1.4K views 0
Air Musi

Kondisi jembatan Tebat Monok saat air Musi meluap (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Ketinggian air Sungai Musi telah melebihi tinggi jembatan di Desa Tebat Monok-Mandi Angin, Kelurahan Pasar Kepahiang, Kecamatan Kepahiang, Sabtu (27/04/2019). Derasnya air yang melalui jembatan, membuat pelalu lintas tidak berani menyeberangi jembatan. Meski demikian, masih ada saja, pengendara yang nekad menyeberang.

Pantauan Progres Kepahiang, banyak warga berkerumun di sekitar jembatan untuk menyaksikan kondisi air sungai yang meluap tersebut.

Menurut warga setempat, Sungai Musi justru menyusut setelah adanya pembangunan PTA Musi di Kecamatan Ujan Mas. Kondisi ini adalah kali pertama, air Sungai Musi mengganas.

Sebelumnya, memang sejak Jumat sore (26/04/2019) hujan deras mengguyur Kabupaten Kepahiang dan sekitarnya bahkan hingga dini hari. Hujan ini diperkirakan memicu meluapnya air Musi.

Sejumlah wilayah di Kecamatan Ujan Mas, saat ini pun juga telah terendam banjir. Seperti di Desa Tanjung Alam dan Air Hitam.(koe)

Publikasi BKD Kepahiang Bayar PBB



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.