APBD Kepahiang 2019 Meroket Hingga Rp 107 Miliar Jika Dibanding APBD 2018, Apa Sebab?

Desember 1, 2018
Birokrasi Featured 0   180 views 0
Paripurna APBD 2019

Juru bicara Banggar DPRD Kepahiang Edwar Samsi bersalaman dengan Bupati Kepahiang saat menyerahkan dokumen laporan Banggar (Foto: Dok. DPRD Kepahiang/PROGRES KEPAHIANG)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepahiang disahkan senilai Rp 829.937.983.100,71 pada Jumat malam (30/11/2018).

Baca: Sah! APBD Kepahiang 2019 Rp 829,9 Miliar

Jumlah APBD tahun anggaran 2019 ini meningkat tajam hingga Rp 107.969.958.553,95 jika dibanding APBD 2018 yang disahkan Rp Rp 721.968.024.546,76.  Sebabnya adalah karena dalam APBD 2019 ini terdapat anggaran proyeksi pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 60 Miliar.

Anggaran pinjaman dari PT SMI ini masuk ke pos Dinas Pekerjaan Umum (PU), sehingga total anggaran untuk dinas ini ikut meroket menjadi Rp 118.727.263.000.

Baca Juga:

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepahiang Edwar Samsi menjelaskan, jika saja SMI mengurungkan   rencananya meminjamkan dana tersebut, maka bisa dikoreksi. Namun, Pemkab Kepahiang sejauhini optimis SMI bisa memberikan pinjamannya.

“Anggarannya (pinjaman dari PT SMI) masuk di Dinas PU. Makanya di PU sekarang jadi Rp 118 Miliar,”  ungkap Edwar saat dihubungi Progres.ID, Sabtu (01/12/2018).

“Kalau pinjamannya tidak terealisasi, maka bisa dikoreksi dan dijelaskan kegiatannya tidak terlaksana. Item kegiatannya (dari dana pinjaman ke SMI) juga sudah dijabarkan dalam APBD itu,” Edwar menambahkan. (pid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.