Dapat Kiriman Paket Narkoba, Caleg Kota Pagar Alam dan Temannya Diamankan di Weskust

Juni 12, 2019
Featured Hukum 0   426 views 0
Kasat Res Narkoba Iptu

Kasat Res Narkoba Polres Kepahiang Iptu Rahmat memberikan penjelasan terkait penangkapan dua orang yang diduga mendapat kiriman sabu-sabu (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID  – Salah seorang calon legislatif (Caleg) asal Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan berinisial HY alias J (49 Tahun) diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Kepahiang pada Selasa (11/06/2019). Polisi juga mengamankan rekannya, juga warga Pagar Alam berinisial Fr (50 Tahun).

Kasat Res Narkoba Polres Kepahiang Iptu Rahmat menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka itu berawal dari informasi ada peredaran Narkoba dari luar Provinsi Bengkulu.

“Awalnya  kita mendapat informasi peredaran Narkoba dari luar provinsi. Diduga ada paket berisi Narkoba dari Pekan Baru (Riau), tujuan seseorang yang akan melintasi Kepahiang. Kami kemudian menyelidiki paket yang dimaksud. Kami pun menelusuri tujuan paket tersebut di Terminal Pasar Kepahiang. Berdasarkan percakapan atau komunikasi yang kami amati, paket itu akan diambil oleh seseorang, warga Pagar Alam berinisial J,” jelas Rahmat kepada jurnalis, Rabu (12/06/2019).

Ia menjelaskan, paket itu akan diambil di sebuah lokasi di Desa Weskust Kecamatan Kepahiang. Tim Sat Res Narkoba pun memantau hingga pengambil paket datang.

“Kami bersama anggota menunggu hingga orang yang dimaksud datang. Kemudian sekitar pukul 20.30, datanglah orang yang dimaksud bersama rekannya. Kami menangkap kedua orang ini. Berdasarkan pengakuannya, mereka disuruh oleh seseorang di Bengkulu, karena barang tersebut terkait dengan penyelenggara Pemilu menurut mereka,” ungkap Rahmat.

Awalnya, lanjut Rahmat, tersangka mengatakan isi paket itu berupa form C7 Pemilu 2019. Pasalnya, tersangka adalah caleg yang sedang menggugat kekalahannya pada Pileg 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Paket berisi C7 itu akan digunakannya sebagai bukti gugatannya di sidang MK.

“Katanya isi paket itu adalah C7. Kemudian kita buka bersama-sama, disaksikan kedua tersangka dan juga warga setempat, ternyata dalam paket tersebut berisi diduga Narkoba jenis sabu,” terang Rahmat.

Satres Narkoba Polres Kepahiang secara keseluruhan mengamankan barang bukti berupa satu kantong sedang diduga sabu yang dibungkus plastik bening klip merah dibalut tisu putih. Bungkusan itu dibungkus lagi dengan plastik bening dan dimasukkan ke kotak bekas minuman Teh Sosro. Kemudian, juga ada 1 lembar kain putih bintik hitam,  baju tanpa lengan motif bunga, mini dress warna biru, sweeter rajut abu abu, celana jins pendek warna biru merk Premium Denim serta barang bukti lainnya dari paket yang dikirim.

Satres Narkoba Polres Kepahiang juga telah memeriksakan kemih (urine) kedua tersangka. Hasilnya kedua tersangka positif mengonsumsi zat THC atau sabu. Sejauh ini polisi menyangkakan keduanya melanggar Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.