Dekati 700 Kasus Covid di Kepahiang, Satgas Tegaskan 3M Jangan Kendor

Mei 24, 2021

Covid Kepahiang 24 Mei 2021KEPAHIANG, PROGRES.ID – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kepahiang nyaris menyentuh angka 700 kasus. Berdasarkan pembaruan data pada Senin (24/05/2021), total kasus sudah mencapai 686 kasus. Meski demikian, kasus yang berakhir sembuh masih tinggi, yakni 650 orang.

Kasus Covid-19 yang berujung meninggal dunia, 9 kasus dan yang masih menjalani isolasi sebanyak 27 orang. Ini setelah adanya penambahan kasus baru 6 orang. Sebanyak 17 orang dinyatakan pulih dari serangan virus ini.

Sementara itu, ada 18 orang berstatus suspek, atau berkemungkinan terjangkit Covid-19. Satgas Covid-19 Kepahiang masih menunggu hasil tes swab PCR.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kepahiang Tajri Fauzan menuturkan, jika protokol kesehatan 3M tidak dijalankan maksimal, maka untuk mencapai angka kasus Covid-19 menjadi 700, hanya tinggal menunggu waktu.

“Kalau protokol kesehatan 3M (Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak) itu tidak dilakukan sebagai kebiasaan baru, maka tidak akan lama lagi, akan sampai 700 kasus,” tutur Tajri.

Tajri Fauzan

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kepahiang, H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes saat memberikan keterang pers kepada jurnalis (Foto: Ist/PROGRES.ID)

Menurut Tajri, saat ini semua kecamatan yang ada di Kabupaten Kepahiang, bahkan belum beranjak dari zona merah.

“Sekarang saja kita masih zona orange secara keseluruhan. Tapi, per kecamatan masih zona merah semua. Belum ada yang zona kuning lagi,” terangnya.

Tajri berharap masyarakat tidak lagi mengabaikan prokes 3M dan menganggap Covid-19 sebagai konspirasi. Pasalnya, sudah banyak kasus dan pengakuan penyintas (orang yang pernah sakit), menyebutkan Covid-19 itu cukup berbahaya.

“Covid ini bukan konspirasi. Jangan dianggap enteng, maka dari itu prokes harus selalu diterapkan. Jangan sampai korban bertambah terus. Dampaknya bukan cuma kesehatan, tapi perekonomian kita juga berantakan jadinya,” pungkas Tajri.(pid)

Banner BKD Kepahiang



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.