Garap Geothermal Kepahiang, PLN Segera Bentuk Anak Perusahaan

Mei 21, 2018
Ekonomi Featured Lingkungan 0   203 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – PT PLN (Persero) berencana membentuk anak usaha untuk operasional pembangkit listrik panas bumi (geothermal) di Kabupaten Kepahiang dan di 7 blok panas bumi lainnya di Indonesia. Ini terkait target Indonesia yang ingin meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan hingga 23% pada 2025.

Investor Daily menulis, Direktur Perencanaan Korporat PLN Syofvi F Roekman beberapa waktu lalu mengatakan, pembentukan anak usaha itu sudah masuk dalam strategi PLN.

“PLN sudah persiapkan anak perusahaan kalau suatu saat nanti signifikan jumlahnya (pembangkit gas dan panas bumi) ke sistem PLN, namanya PLN untuk gas dan geothermal,” kata Syofvi di Jakarta dilansir dari Investor Daily.

Selain blok Kepahiang 110 MW, PLN akan menggarap Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Mataloko 22,5 MW, Atedei 10 MW, dan Ulumbu 50 MW di Nusa Tenggara Timur, Songa Wayaua 10 MW di Maluku Utara, Gunung Tangkuban Perahu 60 MW di Jawa Barat, Tulehu 2×10 MW di Ambon, Ungaran 55 MW di Jawa Tengah. Sementara ada tiga wilayah yang masih diproses yaitu WKP Danau Ranau di Sumatera Selatan 110 MW, serta Oka Ile Ange 10 MW dan Gunung Sirung 5 MW di Nusa Tenggara Timur.

Hitay Energy Holdings

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid dan Bupati RL Ahmad Hijazi berfot bersama dengan manajemen Hitay Energy Holdings

Pada 2017, Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid dan Bupati Rejang Lebong (RL), Ahmad Hijazi melakukan pertemuan dengan Chief Executive Officer (CEO) Hitay Energy Holdings, yang disebut-sebut calon investor proyek geothermal Bukit Hitam. Pertemuan itu tepatnya dilakukan pada Selasa (17/1/2017) di Kementerian ESDM, Jakarta.

Hitay Energy Holdings telah membentuk anak perusahaan bernama Hitay Lawang Energy untuk menggarap panas bumi di Kepahiang. Energi panas bumi itu disebut-sebut satu kesatuan dengan potensi panas bumi di MEpat Lawang dan Rejang Lebong, sehingga dijadikan satu WKP.(pid)



Promosi BKD kepahiang
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.