Gelar Pilkada 2020, KPU Kepahiang Habiskan Rp 18,6 M, Sisanya Rp 2 M Dikembalikan

April 29, 2021
Berita Utama Birokrasi 0   325 views 0
Pengembalian sisa hibah

Ketua KPU Kabupaten Kepahiang Mirzan P Hidayat, S.Sos didampingi dua komisioner dan Sekretaris KPU menyerahkan dokumen pengembalian sisa dana hibah kepada Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM didampingi Sekda Zamzami Z, SE, MM dan Kepala BKD Damsi A, S.Sos (Foto: Dok. KPU Kepahiang)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – KPU Kabupaten Kepahiang menghabiskan dana sebanyak Rp 18.601.188.255 saat menyelenggarakan Pilkada 2020. KPU Kepahiang menyisahkan anggaran sebesar Rp 2.148.811.745 dari total hibah yang diberikan Pemkab Kepahiang sebesar Rp 20.750.000.000.

Menurut Juru Bicara yang juga Komisioner KPU Kepahiang Supran Efendi, hibah sebesar Rp 20 Miliar tersebut berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang diteken pihak KPU dan Pemkab Kepahiang pada 1 Oktober 2019.

“Tadi (Kamis, 29/04/2021) kami sudah secara resmi mengembalikan sisa dana Pemilihan 2020 senilai lebih kurang Rp 2 Miliar,” ucap Supran.

Ia menjelaskan, dana senilai Rp 18 Miliar lebih itu digunakan selama 3 tahun anggaran, sejak awal dimulainya tahapan Pilkada 2020.

“Tahapan Pilkada 2020 sudah kita mulai sejak tahun 2019 hingga berakhir pada awal 2021. Secara pasti, sisa dana hibah itu sudah kami transfer atau kami kembalikan pada 22 April 2021. Tadi itu, seremonialnya saja,” imbuh Supran.

Ia menuturkan juga, sejak dana hibah diterima dari Pemkab Kepahiang, KPU  Kepahiang melakukan pengesahan atas dana hibah tersebut dengan cara melakukan registrasi di Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu dan dimasukkan ke dalam DIPA KPU Kabupaten Kepahiang.

“Prosesnya panjang, mulai dari registrasi ke Dirjen Perbendaharaan Provinsi, mengisi DIPA . Lalu ada pandemi Covid-19, tahapannya kemudian diundur hingga 2021. Lalu harus ada revisi DIPA lagi, sehingga tahun 2020 ada sisa penggunaan dana hibah sebesar Rp 4.291.834.677,” tuturnya.

Supran berujar, setelah proses pengesahan DIPA oleh Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, KPU kembali melakukan pengesahan atas penggunaan dana tersebut dengan cara mengajukan Surat Perintah Pengesahan Hibah Langsung (SP2HL) ke KPPN Curup. Selaku Kuasa BUN, KPPN kemudian menerbitkan Surat Pengesahan Hibah Langsung (SPHL) untuk mengesahkan Pendapatan Hibah Langsung dan atau belanja yang bersumber dari hibah langsung.

“Pada tanggal 23 April 2021, KPU Kepahiang mengajukan Surat Perintah Pengesahan Pengembalian Pendapatan Hibah Langsung atau disingkat SP4HL ke KPPN Curup. SP4HL ini merupakan bentuk pengesahan atas pengembalian dana sebesar Rp 2 Miliar tadi ke kas Pemkab Kepahiang oleh KPPN. Dan atas pengajuan SP4HL ini maka KPPN menerbitkan Surat Pengesahan Pengembalian Pendapatan Hibah Langsung yang disingkat (SP3HL),” demikian Supran.(pid) 

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.