Hotel Sandhyka Jadi Tempat Karantina, Warga Taba Tebelet Khawatir, Gugus Tugas Beri Pemahaman

April 23, 2020
Berita Utama Peristiwa 0   2K views 0
Warga desa

Warga Desa Taba Tebelet mendengarkan penjelasan Kadinkes Tajri Fauzan dan Kepala BPBD Taufik di kediaman Pjs Kades Taba Tebelet (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Sejumlah warga Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang khawatir Hotel Sandhyka dijadikan tempat karantina bagi tenaga medis yang pernah melakukan kontak dengan pasien 01 Covid-19 Kepahiang. Mereka sebelumnya menyiapkan aksi protes dan berkumpul di kediaman Pjs Kades Taba Tebelet, Jalan Kepahiang-Curup, Kamis (23/04/2020).

Sejumlah aparat dari Polres Kepahiang dan TNI telah bersiaga di lokasi tersebut untuk menenangkan warga sambil menunggu perwakilan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 datang. Kabag Ops Polres Kepahiang AKP Eka Candra juga tampak di lokasi tersebut.

Akhirnya, perwakilan Gugus Tugas, Tajri Fauzan (Kadinkes Kepahiang) dan Taufik MD (Kepala Pelaksana BPBD Kepahiang) datang dan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga.

Kadinkes Tajri dan Taufik secara bergantian memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga Desa Taba Tebelet.

“Seharusnya kami kemarin ke sini (menemui perangkat Desa Taba Tebelet). Tapi karena situasinya tergopoh-gopoh, sehingga kami belum sempat. Nawaitunya kemarin pak, tapi karena mendesak, akhirnya tadi siang kami datang,” ujar Taufik.

Ia menambahkan, pada pertemuan dengan perangkat desa Kamis siang itu ada beberapa permintaan perangkat desa dan warga kepada Gugus Tugas.

“Pertama hotel itu steril, tidak ada keluar masuk orang. Kedua, sampah-sampah dari hotel itu harus dipastikan aman,” ungkap Taufik.

Hingga berita ini ditulis, warga masih mendengarkan penjelasan dari Gugus Tugas Covid-19 dan aparat kepolisian.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.