Ingin Kembangkan UMKM dan e-Goverment, Wabup Kepahiang Belajar ke Kabupaten Deliserdang

September 15, 2018
Birokrasi Featured 0   58 views 0
Wabup Netti Herawati

Wabup Kepahiang Netti Herawati S.Sos dan Wabup Deliserdang Darma Wiajay bertukar cinderamata (Foto:Hetanews.com)

PROGRES.ID, SUMATERA UTARA  – Wakil Bupati Kepahiang Netti Herawati didampingi Asisten III Hairah Aryani, Kadiskop UKM Perindag Husni Thamrin, Kadis PMPTSP M Salihin dan Kadis Kominfo Aidil Fitri Syafiuddin mengunjungi Kabupaten Deliserdang (Sergai), Sumatera Utara.

Kunjungan Wabup dan sejumlah Kepala OPD Pemkab Kepahiang tersebut untuk belajar cara pengembangan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).  Selain itu, Pemkab Kepahiang juga akan mencoba mengadopsi sistem pengolahan aset daerah, beragam inovasi daerah, akuntabilitas, e-kinerja dan ketahanan pangan daerah.

Di Deliserdang Sumatera Utara

Wabup Netti Herawati S.Sos didampingi Asisten III Hairah Aryani, S.Sos, MM bertukar cinderamata dengan Plt Asisten II Pemkab Deliserdang Ir H A Haris Pane MM didampingi Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Ir H Khoirum Rijal ST,MAP tukar menukar cindramata, Kamis (13/9/2018) di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Deliserdang (Foto: Tribun-Medan.com)

“Kami takjub karena ada beberapa program prioritas yang sudah diimplementasikan disini. Demikian juga Sergai telah mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) hingga 4 kali berturut-turut, sedangkan Kepahiang masih dalam tahap peyusunan Perdanya. Oleh karena itu, studi tiru ini kami lakukan disini karena kami ingin tahun inovasi apa yang telah Sergai lakukan sehingga mendapatkan prestasi KLA tersebut,” ungkap Netti saat diterima Wabup Deliserdang Darma Wijaya seperti dikutip dari KabarMedan.com.

Wabup Sergai Darma Wijaya mengapresiasi kunjungan Wabup Netti dan rombongan ke Deliserdang.  Ia berucap bahwa, masing-masing Pemkab bisa saling bertukar pendapat tentang membangun daerah.

“Kini apa yang bisa kita tiru, ya kita tiru, dan apa yang bisa kita ambil, kita ambil sehingga kita saling bertukar pendapat, sebab kita di sini bukanlah studi banding melainkan studi tiru. Hal ini akan menjadi sebuah kemajuan daerah kita dan apa yang kira-kira diperlukan kami siap melanyani”, ujar Darma Wijaya.

Pada bagian lain, dilansir dari Tribun-Medan.com, Plt Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Deliserdang, Haris Pane yang diberi kesempatan memaparkan tentang Kabupaten Deliserdang menyampaikan bahwa kabupaten tersebut memiliki penduduk 2.114 627 jiwa di 22 Kecamatan, 380 Desa dan 14 Kelurahan berbatasan dengan Kota Binjai, Kabupaten Karo, Simalungun, Serdang Bedagai, Selat Malaka serta mengelilingi Kota Medan. Kondisi geografis itu membuat Kabupaten Deliserdang ini menjadi salah satu kawasan di Sumatera Utara yang cepat berkembang dan telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai kawasan strategis Nasional Mebidangro.

Haris juga menyebutkan, inovasi daerah terhadap E-Goverment yang sudah diterapkan, yakni berupa Aplikasi e–Planning (SIPPDA), E-Budgeting, E-SIPPADU, Pembangunan Ekonomi Daerah berbasis Digital (e-Commerce) dan membangun Pusat Promosi Produk-produk unggulan daerah.(red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.