Jika Edi-Ice Lulus Verifikasi, Kontestan Pilkada Kepahiang 2020 Berpotensi 4 Pasangan

Agustus 6, 2020
Prediksi kontestan Pilkada Kepahiang 2020

Prediksi Bakal Calon Bupati dan Bakal calon Wakil Bupati Kepahiang Pilkada 2020

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Jika pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kepahiang Edi Sunandar-Ice Rakizah Syafrie Bando berhasil melalui tahapan verifikasi hasil perbaikan dukungan KTP yang diajukan, maka pasangan ini bisa mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan cawabup pada September mendatang.

Dengan demikian pula, akan ada potensi peserta Pilkada Kepahiang tahun 2020 akan berjumlah 4 pasangan. Diprediksi, bakal calon petahana (incumbent) Hidayattullah Sjahid yang berpasangan dengan Zurdi Nata akan mendaftarkan diri dengan usungan dari Partai NasDem, Golkar, Gerindra dan PKS.

Dengan 4 parpol yang mengusungnya, Hidayat-Nata memiliki kekuatan 13 kursi parlemen. Rinciannya, NasDem 7 kursi, Golkar 3 kursi, Gerindra 2 kursi dan PKS 1 kursi. Meski begitu, hingga saat ini SK rekomendasi Gerindra belum dapat dipastikan.

Pasangan selanjutnya yang menjadi penantang petahana adalah Ujang Syaripudin-Firdaus Djailani. Duet pengusaha dan politikus Partai Demokrat ini sudah memastikan 6 kursi untuk mendaftarkan diri ke KPU Kepahiang September nanti. Enam kursi itu yakni 3 kursi parlemen dari Partai Demokrat dan 3 kursi PKB. Kabarnya, satu kursi lagi akan dipegang duet ini, yaitu usungan dari Perindo. Sehingga, pasangan ini akan memiliki kekuatan parlemen 7 kursi dari 3 partai politik pengusung.

Kemudian, Sri Sutarti (Sri Jenang) yang sebelumnya mengenalkan Amwat sebagai pasangan duetnya. Namun belakangan duet ini dikabarkan bubar. Saat ini Sri masih menjajaki bakal calon wakil bupatinya untuk bisa maju dalam kontestasi Pilkada Kepahiang 2020.

Sri Sutarti diprediksi akan diusung PDI Perjuangan (2 kursi), Hanura (2 kursi) dan PPP (1 kursi). Jika koalisi ini terjadi, maka Sri akan memiliki kekuatan kursi di parlemen sebanyak 5 kursi, atau syarat minimal untuk bisa mendaftarkan diri ke KPU sebagai kontestan Pemilihan Serentak 2020.

Namun, hingga saat ini secara resmi rekomendasi PDI Perjuangan dan PPP juga belum dapat dipastikan. Sri sudah mendapat lampu hijau baru dari Partai Hanura.

Perubahan peta dukungan parpol sangat mungkin terjadi, sebelum tahapan masa pendaftaran bakal calon ditutup oleh KPU.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.