KPU Kepahiang Kembali “Kandaskan” Mimpi Edi-Ice Jadi Peserta Pilbup 2020

September 11, 2020
Berita Utama Politik 0   548 views 0
Edi Sunandar-Ice mendaftar di hanura

Bakal calon Bupati dan Wabup Kepahiang Edi Sunandar-Ice Rakizah Syafrie berfoto bersama usai mengembalikan berkas pendaftaran di DPC Partai Hanura Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – KPU Kabupaten Kepahiang akhirnya memutuskan Bakal pasangan calon (Bapaslon) Edi Sunandar-Ice Rakizah Syafrie tak bisa mendaftar menjadi pasangan calon Pemilihan Serentak 2020. Ini setelah hasil verfikasi faktual (Verfak) terhadap dukungan Edi-Ice untuk kedua kali usai putusan Bawaslu  dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) pada rapat pleno rekapitulasi pascaputusan Bawaslu yang digelar pada Jumat (11/09/2020.

Bapaslon Edi-Ice masih harus memiliki 215 dukungan KTP untuk bisa mendaftar menjadi paslon. Untuk mendaftar ke KPU melalui jalur perseorangan, Bapaslon jalur perseorangan wajib memiliki dukungan memenuhi syarat minimal 10.841 dukungan KTP.

Rapat pleno rekapitulasi

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan Bapaslon jalur perseorangan pascaputusan Bawaslu Kepahiang di aula KPU Kepahiang, Jumat (11/09/2020). Foto: Dok. KPU Kepahiang)

Ketua KPU Kepahiang Mirzan P Hidayat kepada jurnalis usai rapat pleno tersebut menuturkan, pelaksanaan rapat pleno di tingkat kabupaten telah selesai dilaksanakan sesuai prosedur. Secara prosedural pula KPU Kepahiang tidak akan membuka pendaftaran bagi Bapaslon Edi-Ice.

“Iya secara prosedural tidak bisa (mendaftar), karena ouput BA.7 KWK itu menyatakan tak ada peluang bagi Bapaslon. Tetapi kita tidak tahu kalau ada upaya hukm lagi dari Bapaslon,” terang Mirzan.

Jika saja hasil rapat pleno memutuskan verfak ulang dukungan Edi-Ice MS, maka KPU Kepahiang akan membuka pendaftaran bagi Bapaslon tesebut pada Sabtu (12/09/2020).

“Rencana besok kalau Bapaslon MS, ternyata output B.7 KWK tidak demikian. Jadi selesai pada hari ini, tidak ada penerimaan pendaftaran. Dipastikan tidak bisa sepanjang memang tidak ada gugatan lagi,” terangnya.

Menurut Mirzan, Bapaslon Edi-Ice memiliki hak melakukan gugatan lagi ke Bawaslu terkait putusan itu.

“Kita tidak bisa melarang Bapaslon melakukan upaya hukum, itu hak mereka sebagai warga negara,” jelasnya.(cj1)

Pewarta: Riansa Putra
Editor: Mukhtar Amin 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.