Kunjungi Kopi Ikhlas, Bupati: On Farm dan Off Farm Harus Baik

Agustus 17, 2019
Agribisnis Berita Utama 0   352 views 0
Stand Kopi Ikhlas

Bupati Hidayattullah Sjahid disaksikan anggota DPRD dan Kepala Dinas melihat langsung barista meracik kopi di salah satu stand Kopi Ikhlas (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid mengatakan, agar perkembangan industri kopi di Kabupaten Kepahiang terus mengalami perkembangan positif, harus dikuatkan pengelolaan on farm dan off farm-nya.

Ini diungkapkannya saat mengunjungi pameran bertajuk Kopi Ikhlas di halaman Tourist Information Centre (TIC) Kepahiang, Sabtu (17/08/2019).

“Pengelolaan secara on farm (di perkebunan) harus baik. Ini Pak Hernawan (Kepala Dinas Pertanian Kepahiang) harus maksimalkan terus, karena kalau produknya tidak ada, bagaimana mengelola yang off farm,” ungkap Hidayat.

Bupati dan Nata

Bupati Kepahiang didampingi istri, pengusaha kopi H Zurdi Nata dan Kepala OPD berfoto bersama sambil memperlihatkan sejumlah produk kopi asal Kabupaten Kepahiang di acara Kopi Ikhlas (Foto: Amin/PROGRES.ID)

Untuk Off farm, lanjutnya, gerai kopi juga harus mampu mem-branding produk dan kualitas citarasanya. “Gerai kopi juga harus baik pula pengelolaannya, kalau bisa tiap gerai harus punya barista, produknya juga menampilkan packaging (kemasan) yang bagus dan menarik,” terang Hidayat pada acara yang digelar oleh Forum Industri Kreatif Kabupatan Kepahiang tersebut.

Sebelumnya, anggota DPRD Kepahiang H. Zainal yang juga menyempatkan mengunjungi Kopi Ikhlas menuturkan, kopi asal Kepahiang harus bisa di-branding sesuai nama asal daerah.

“Kami mendukung acara-acara seperti ini. Kami berharap kedepan, kopi Kepahiang ini namanya di luar tetap membawa nama Kepahiang, branding-nya tetap harus Kepahiang. Walau pun sudah dibawa ke Lampung, harus tetap Kopi Kepahiang, ke Medan harus tetap Kopi Kepahiang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Industri Kreatif Kabupatan Kepahiang, R Najamudin berujar, Kopi Ikhlas tersebut merupakan salah satu cara yang dilakukan pelaku usaha kopi di Kabupaten Kepahiang untuk mengenalkan berbagai produk kopi dengan berbagai citarasanya.

“Tentu kami tidak hanya berharap acara ini menjadi pertama dan yang terakhir, kami akan berupaya bisa menggelar acara serupa kedepan,” ungkap Najamudin.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.