Mantan Kasi Pidsus Kejari Kepahiang Jadi korban Lion Air JT 610, Begini Cerita Ayah Dodi Junaidi

Oktober 31, 2018
Featured Peristiwa 0   534 views 0
Ayah Dodi Junaidi

Ayah Dodi Junaidi, Muhammad Sidik memperlihatkan foto anaknya yang ikut hilang bersama jatuhnya Lion Air JT 610 (Foto: TribunNews.com)

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Mantan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kepahiang yang saat ini menjabat Kasi Pidsus Kejari Pangkalpinang, Bangka Belitung Dodi Junaidi menjadi salah seorang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin pagi (29/10/2018).

Ayah Dodi Junaidi, Muhamad Sidik mengaku tak memiliki firasat apa pun sebelum peristiwa nahas tersebut.

“Saya enggak ada firasat apa-apa, karena dia sudah biasa untuk pulang pergi ke Pangkalpinang,” kata Muhamad Sidik di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Selasa (30/10/2018) seperti dilansir TribunNews.com.

Sidik mengakui jika ia sangat terkejut mendapat kabar pesawat yang ditumpangi anak ketiganya itu hilang kontak.

“Saya sempat telepon dan tidak diangkat, awalnya saya masih berpikir yang baik-baik, mungkin masih di pesawat, tapi pas tahu ada nama anak saya di manifes, semuanya jelas,” kata Mantan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur ini.

Masih mengutip TribunNews.com. Sidik bercerita jika anaknya itu selalu pulang ke Tangerang setiap       seminggu atau dua minggu sekali.

“Ya kadang dia dua minggu sekali, seminggu sekali ke sini (Tangerang), ketemu keluarga, nengoki anak-anaknya,” sampainya.

Diterangkannya pula, Dodi memilih Lion Air Senin pagi itu karena ingin mengejar upacara pagi di kantornya.

“Kira-kira jam 8.00 saya langsung ke sana (Crisis Centre),” katanya.

Dikatakan Sidik, Dodi memiliki tiga orang anak dari istri bernama Sefti Drusbianti. Menurut Sidik keluarga sangatterpukul atas kejadian ini.

Dodi Junaidi

Dodi Junaidi saat menghadiri acara khitan massal saat masih bertugas di Kepahiang (Foto: Dok. Ist/PROGRES KEPAHIANG)

“Tentu istri awalnya terpukul, tapi sekarang kami sudah ikhlas, anak-anak, saudara, saya juga sudah ikhlas bahwa ini sudah kuasa dari Allah SWT,” ujarnya.

Sidik dan juga keluarga berharap evakuasi yang dilakukan Basarnas dan instansi-intansi terkait dapat berjalan lancar dan Dodi bisa ditemukan.

“Saya harap bisa diketemukan jenazahnya, biar kami urus dan makamkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Dodi sudah 7 bulan bekerja sebagai Kasi Pidsus Kejari Pangkalpinang. Sebelumnya, ia pernah menjabat Kasi Pidsus Kejari Kepahiang dan pada 2015 ia pindah tugas menjadi Kasi Pidsus Kejari Bengkulu Utara.(red)

Sumber :TribunNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.