Mengenal Batik Diwo, Batik Khas Kabupaten Kepahiang

Januari 15, 2017
Featured Seni & Budaya 0   20 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Tak banyak yang mengetahui jika Kabupaten Kepahiang memiliki budaya kerajinan batik. Meski kerajinan ini sudah dimulai antara tahun 1985 hingga 1990-an, namun Batik Diwo sulit berkembang.

Dikutip dari Tempo.co dari berita berjudul ‘Hikayat Kain Batik dari Tanah Sumatera‘ menyebutkan bahwa Batik Diwo merupakan varian dari Batik Kaganga yang menampilkan aksara Kaganga (aksara Rejang) yang berati Kepahiang. Bedanya lagi dengan Batik Kaganga, terdapat corak daun teh dan daun kopi¬† yang mengelaborasi aksara Rejang tersebut.

Batik Diwo Kepahiang

Motif Batik Diwo | Foto: Rejang-lebong.blogspot.com

Dilansir dari situs pariwisata Provinsi Bengkulu (pariwisata.bengkuluprov.go.id), batik Kaganga saat ini menjadi batik langka. Pemkab Rejang Lebong ketika itu melakukan promosi di daerahnya untuk mengenalkan batik tersebut sekira tahun 1985 hingga 1990an.

Sejumlah sumber menyebutkan tak ada produksi Batik Diwo di Kepahiang. Meski langka, Batik Diwo masih dapat ditemukan, karena batik ini masih diproduksi di Kota Bengkulu.

Pada sekitar tahun 2013 dan 2014, batik Diwo selalu menjadi salah satu souvenir khas Kabupaten Kepahiang saat perayaan HUT Kepahiang. Batik Diwo yang dijadikan souvenir itu biasanya berbentuk syal.(pid)

Sukseskan UN 2018



Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *