Nota Pengantar RAPBD 2021, Belanja Daerah Diusul Rp 801 Miliar, Defisit Rp 170 Miliar

November 2, 2020
Berita Utama Birokrasi 0   274 views 0
Penyerahan dokumen

Plt Bupati Netti Herawati, S.Sos menyerahkan dokumen nota pengantar RAPBD 2021 kepada Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan, SP disaksikan perwakilan FKPD (Foto: Humas DPRD)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Dalam nota pengantar Rancangan APBD Kabupaten Kepahiang tahun 2021  eksekutif mengusulkan belanja daerah senilai Rp 801.299.445.108. Sementara pendapatan daerah hanya senilai Rp 631.140.856.082. Sehingga terdapat defisit anggaran senilai Rp 170.158.589.026.

“Angka defisit sebesar Rp 170.158.589.026 serta pembiayaan netto sebesar Rp 42.298.442.492, sehingga defisit anggaran setelah pembiayaan netto bertambah menjadi Rp 212.456.855.526. Oleh sebab itu kami berharap pada pembahasan anggaran selanjutnya dapat menghasilkan solusi agar defisit anggaran dimaksud dapat ditutupi,” terang Plt Bupati Kepahiang, Netti Herawati pada sidang paripurna DPRD Kepahiang, Senin (02/11/2020).

Netti juga mengatakan, RAPBD 2021 tersebut telah disusun berdasarkan Permendagri Nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2021 serta mengacu pada prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2021 yang telah disepakati dan ditetapkan eksekutif dan legislatif beberapa waktu lalu.

“Rancangan APBD ini disusun untuk menyelaraskan kebijakan ekonomi makro dan dan sumber daya yang tersedia, sehingga dapat dijadikan tolok ukur kinerja pemerintah daerah saat ini dan akan datang,” terang Netti pada rapat paripurna yang dipimpin langsung KEtua DPRD Kepahiang Windra Purnawan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Windra mengatakan, fraksi-fraksi di DPRD Kepahiang dapat menyusun  tanggapan terhadap nota pengantar yang telah diusulkan eksekutif.

“Syukur Alhamdulillah rapat paripurna telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Terhadap nota pengatar Raperda APBD tahun 2021 ini, anggota DPRD dapat memberikan tanggapan, koreksi maupun saran dan masukan dalam pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mendatang. Namun, tetap dengan berpedoman pada ketentuan peraturan dan perundangan yang berlaku,” tegas Windra yang didampingi Wakil Ketua 1 Andrian Defandra dan Wakil Ketua II  M. Thobari Muad serta dihadiri 17 Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang ini.

Hadir pula dalam rapat paripurna ini Sekda Kepahiang Zamzami Zubir, perwakilan unsur FKPD, yakni  Waka Polres Kepahiang Kompol Dian Matusia, Pabung TNI Kepahiang Mayor. Arh. Zaini, Kasi Intel Kejari Kepahiang Arya Masepa, Ketua Pengadilan Agama Kepahiang M Yuzar dan jajaran Kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kepahiang.(rls/pid)

tata cara pencoblosan



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.