Pastikan Tabung Oksigen Aman, Polres Kepahiang Cek Bengkel dan Agen Gas

Juli 17, 2021
Berita Utama 0   232 views 0
Unit Tipidter Polres

Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepahiang melakukan pengecekan tabung oksigen (O2) di sejumlah bengkel dan agen gas di Kepahiang (Foto: Dok. Polres Kepahiang/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepahiang  melakukan pengecekan tabung oksigen di sejumlah bengkel dan agen gas di Kepahiang pada Jumat (16/07/2021). Pengecekan ini dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan tabung oksigen bagi pasien di rumah sakit.

“Seperti yang kita ketahui, tabung oksigen saat ini menjadi barang penting dan langka karena banyaknya pasien covid-19 di sejumlah rumah sakit. Untuk itu mulai Jumat pukul 13.30 WIB kita melakukan pengecekan tabung oksigen di sejumlah tempat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kepahiang AKP Welliwanto Malau.

Beberapa tempat yag ditemukan ada tabung oksigen (O²), lanjut Malau, ada di sejumlah tempat usaha di Kelurahan Dusun Kepahiang, Kelurahan Pasar Ujung.

“Kita mendapati ada toko di Kelurahan Dusun Kepahiang menjual tabung oksigen. Ada 5 tabung dengan ukuran 6000 liter dalam keadaan kosong. Saat kita konfirmasi, tabung itu memang digunakan untuk kegiatan bengkel. Namun kalau kondisi darurat nanti bisa digunakan untuk kepentingan medis,” jelasnya.

Di Kelurahan Pasar Ujung, imbuh Malau, Unit Tipidter Satreskrim mendapati ada toko yang menjual atau menyimpan 11 tabung oksigen 6.000 Liter yang masih berisi dan ada juga 18 tabung oksigen 6.000 Liter yang kosong.

“Dengan mengetahui tempat-tempat penjual tabung oksigen ini, tentu akan memudahkan kita membantu medis dan rumah sakit yang membutuhkan oksigen,” demikian Malau.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang, H. Tajri Fauzan berujar, berdasarkan pembaruan (update) data pada Sabtu (17/07/2021) tidak lagi ada pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah pada hari ini tidak ada penambahan kasus. Semua pasien yang isolasi mandiri dan dirawat di rumah sakit tidak ada lagi. Semoga kondisi ini bertahan terus,” ungkap Tajri.

Ia mengingatkan masyarakat Kabupaten Kepahiang untuk terus mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan membiasakan cuci tangan denga sabun di air mengalir.

“Protokol kesehatan 3M harus terus kita terapkan untuk mempertahankan kondisi tanpa pasien covid-19,” ujar Tajri.(red)

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.