Petani Sering Ngaku Pupuk Langka, Namun Jatah Pupuk Bersubsidi Lebih

Maret 24, 2016
Featured Hukum Pertanian 0   19 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Banyak petani di daerah, termasuk di Kabupaten Kepahiang sering kali mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Sementara, pupuk bersubsidi yang diperuntukkan untuk Provinsi Bengkulu banyak dikembalikan lagi ke pusat dengan alasan berlebih.  Itu terungkap pada acara pertemuan anggota DPR dan DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu dengan Pemkab Kepahiang di aula Setda Kepahiang, Kamis (24/3/2016).

“Saya jadi bingung, kok pupuk bersubsidi di Provinsi Bengkulu ini sering sekali harus dikembalikan ke pusat, sementara para petani di berbagai daerah di Bengkulu, termasuk Kepahiang kerap mengeluhkan kelangkaan pupuk, ada apa ini?,” ungkap anggota DPD RI, Riri Damayanti John Latief.

Riri berharap, kerjasama semua pihak mengawasi distribusi pupuk bersubsidi dan jangan sampai diselewengkan. Peran Pemkab Kepahiang dan aparat penegak hukum juga dan juga kelompok tani (poktan) harus terus dimaksimalkan.

“Saya ingin kerjasama semua pihak agar dapat saling mengawasi secara ketat masalah ini, agar petani tak lagi menjerit karena kelangkaan pupuk bersubsidi,” harapnya.(koe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.