Pilkada Saat Masa Pandemi, Ini yang Berbeda di TPS 9 Desember 2020

Oktober 24, 2020
Berita Utama Politik 0   254 views 0
pemungutan suara ulang

Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Desa Kampung Bogor, Kecamatan Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pemilihan Serentak 2020 yang akan dilangsungkan pada 9 Sember mendatang akan berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya. Pasalnya, pemilihan kali ini digelar saat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih berlangsung.

Juru bicara yang juga Komisioner KPU Kabupaten Kepahiang Supran Efendi menuturkan, ada beberapa yang berbeda di Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika dibandingkan dengan pemilihan sebelum masa pandemi.

“Banyak hal berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya ya. Karena pemilihan kali ini masih masa pandemi Covid-19,” kata Supran beberapa waktu lalu.

KPU berkomitmen, pemilihan serentak diharapkan tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. “Kami tentunya menargetkan jangan sampai ada klaster pemilihan serentak. Makanya, warga juga diimbau untk bisa menaati protokol kesehatan,” jelas Supran.

Berikut ini 13 hal yang baru di TPS 9 Desember 2020:

  1. Sebelum pemungutan suara berlangsung, petugas akan melakukan penyemprotan disinfektan di TPS.
  2. Untuk menghindari kerumunan di waktu tertentu, akan ada jadwal bagi calon pemilih datang ke TPS.
  3. Jumlah pemilih dibatasi hanya 500 orang per TPS.
  4. Petugas KPPS akan menggunakan APD seperti masker, sarung tangan dan face shield.
  5. Di depan TPS akan disediakan tempat cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.
  6. Calon pemilih wajb mengenakan masker
  7. Saat banyak calon pemilih antre di laur TPS, petugas akan mengingatkan jaga jarak.
  8. Calon pemilih dilarang membawa anak-anak ke TPS.
  9. Setiap calon pemilih akan dicek suhu tubuhnya dengan thermogun.
  10. Calon pemilih yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celcius, maka petugas akan mengarahkan untuk mencoblos di bilik khusus.
  11. Calon pemilih dilarang melakukan kontak kulit langsung dengan warga lainnya, seperti bersalaman.
  12. Usai mencoblos, pemilih tidak lagi mencelupkan jari ke botol tinta, namun tintanya akan diteteskan.
  13. Disediakan tisu kering bagi pemilih.

(pid) 

tata cara pencoblosan



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.