Polres Kepahiang: Diduga Semua Tambang Pasir di Lubuk Penyamun Ilegal

Agustus 23, 2016
Berita Utama Hukum 0   290 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Polres Kepahiang menduga semua tambang galian C jenis tambang pasir di Desa Lubuk Penyamun Kecamatan Merigi ilegal. Ini setelah Unit Tipiter Satuan Reskrim Polres Kepahiang melakukan penyelidikan terhadap dokumen  semua tambang di desa tersebut.

“Berdasarkan penyelidikan kami, semua dokumen menunjukkan bahwa tambang-tambang di Lubuk Penyamun itu ilegal, karena izinnya tak diperpanjang,” ungkap Kapolres Kepahiang AKP Ady Savart P Simanjuntak melalui Kasat Reskrim Iptu M Indra Parameswara, Rabu (23/8/2016).

Ia menjelaskan, sudah 13 dokumen kepemilikan tambang pasir yang diperiksa oleh Unit Tipiter Satreskrim.

“Dari 13 dokumen kepemilikan tambang pasir itu, mayoritas sudah habis izinnya sejak 2013 lalu. Tapi untuk memastikannya lebih jauh, kami akan koordinasi lagi ke BLHKP dan KP2T,” bebernya.

Baca: Polisi Amankan Mobil Dinas, Alat Berat dan Sejumlah Truk

Sementara itu, terkait terkait 1 unit excavator, 5 unit dump truck, 2 unit truk dan 1 unit mobil dinas bantuan KPDT yang sudah diamankan masih dalam proses penyelidikan lebih jauh.

“Masih kami selidiki dan kami akan menjerat sesuai pasal 61 UU tentang Minerba (Mineral dan Batubara), karena semuanya menambang di area tambang tak berizin,” ujarnya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.