Pukul Korban Pakai Besi Lalu Rampas Mobil Travel, Pasutri Ini Tertangkap di Ujan Mas

Agustus 1, 2019
Featured Hukum 0   805 views 0
Kapolres Pahala Simanjuntak

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, S.IK didampingi perwira Satreskrim dan anggota Polres lainnya saat menyampaikan keterangan penangkapan tersangka perampas mobil travel (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pasangan suami istri berinisial RS dan KW diamankan Satuan Reskrim Polres Kepahiang, Rabu (31/07/2019). Keduanya disangkakan merampas mobil travel yang disewanya dari tangan korban TP.

Kapolres Kepahiang menjelaskan, awal mula dugaan perampasan mobil travel itu berawal saat pasutri itu merental mobil TP sekaligus TP diminta langsung menjadi mereka. Disepakati harga rental Rp 750 Ribu dan pasutri itu membayar uang muka sebesar Rp 200 Ribu.

Kedua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu berangkat dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu dengan tujuan Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan.

“Berangkat dari Bandara Fatmawati menuju Linggau. Sampai di Linggau tersangka mengajak korban TP keliling-keliling kota dengan alasan mencari teman, namun tidak ketemu. Kemudian kedua tersangka mengajak korban kembali lagi ke Kota Bengkulu. Dari Lubuklinggau menuju Bengkulu, tersangka RS gantian yang mengemudikan mobil, sementara korban duduk di samping, tersangka KW di kursi belakang,” jelas Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, Kamis (01/08/2019).

Kapolres menggelar rilis

Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak menggelar konferensi pers (Foto: Koko/PROGRES.ID)

Dalam perjalanan dari Lubuklinggau menuju Kota Bengkulu, korban TP tertidur. Tiba di Kepahiang hari sudah gelap, tepat di simpang Pengadilan Negeri Kepahiang, tersangka RS langsung menghentikan mobil.

Tersangka KW tiba-tiba memukul kepala korban dengan sepotong besi hingga korban mengalami luka di kepalanya. Korban sempat melawan namun, sakit di kepalanya membuat ia memaksa membuka pintu dan keluar melarikan diri ke rumah warga. Sementara itu, tersangka RS dan KW melarikan mobilnya menuju arah Kota Curup.

“Setelah mendapat laporan. Kami melakukan pengejaran dan kedua tersangka berhasil kami amankan di Kecamatan Ujan Mas,” ungkap Pahala.

Ia menyebutkan, tersangka KW padahal baru dua hari keluar dari penjara lantaran kasus peencurian.

“Yang perempuan itu padahal baru dua hari bebas dari penjara,” sampai Pahala.

Pengakuan tersangka, lanjut Pahala, mereka telah merencanakan perbuatan tersebut dan uang hasil penjualan mobil rampasan itu nantinya untuk biaya pulang kampung ke Palembang dan membayar hutang.

“Untuk pulang kampung ke Palembang serta membayar hutang,” imbuhnya.

Sejumlah barang bukti, berupa satu potong besi, lakban, ponsel, sepatu serta satu unit mobil telah diamankan Polres Kepahiang. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut apakah kedua tersangka terkait sindikat pencurian kendaraan lintas provinsi.

“Kami tengah mendalami keterkaitan keduanya dengan sindikat jaringan lintas provinsi,” tutup Kapolres.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.