Rencana Awal Pinjam ke SMI Rp 100 M, Kemudian Jadi Rp 75 M, di Paripurna Jadi Berapa ya?

September 30, 2018
Berita Utama Birokrasi 1   1.3K views 0
Rapat membahasa pinjaman ke SMI

Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra SE didampingi Waka II DPRD H Syaparudin S dan Wabup Netti Herawati S.Sos saat memimpin rapat mengenai rencana meminjam dana ke PT SMI (Foto: Dok. Humas DPRD Kepahiang/PROGRES.ID)

PROGRES.ID, KEPAHIANG – Rencana Pemkab Kepahiang meminjam dana pembangunan infrastruktur ke PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) dijadwalkan akan diparipurnakan Senin besok (01/10/2018) di DPRD Kepahiang.

Seperti pernah diwartakan, rencana mengajukan pinjaman ini kali pertama dicetuskan, Pemkab Kepahiang berencana meminjam dana senilai Rp 100 Miliar dengan tujuan untuk percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur berupa jalan dan jembatan. Namun, seiring waktu dan pembahasan dengan DPRD, disepakati pinjaman cukup Rp 75 Miliar saja.

Baca: Percepatan Bangun Infrastruktur, Pemkab Kepahiang Rencana Pinjam Dana Rp 100 M ke PT SMI

Tim dari PT SMI pun telah melakukan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan selama 3 hari di Kabupaten Kepahiang. Sejumlah titik yang disurvey yaitu Jalan Simpang Kota Bingin–Batas Marga, jalan Desa Air Sempiang– TWA Bukit Kaba, jalan Desa Air Sempiang–TWA Bukit Hitam dan Jalan Eks Peda KTNA.

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid berharap, DPRD bisa menyetujui usulan tersebut, mengingat percepatan pembangunan infrastruktur perlu dilakukan.

“Agar percepatan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.

Pembahasan bersama DPRD juga sudah beberapa kali digelar agar ada kesamaan visi untuk pembangunan Kepahiang. DPRD bahkan sudah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti rencana pinjaman tersebut.

Koordinator Pansus Pinjaman PT SMI yang juga Wakil Ketua I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra mengakui bahwa percepatan pembangunan tak bisa mengandalkan APBD, karena jumlahnya terbatas. Untuk itu Pansus perlu mengkaji nilai dana yang patut dipinjam.

“Pansus meminta kepada tim untuk dapat melengkapi Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan dokumen pendukung dalam pengajuan pinjaman daerah ini. Harus dicermati dengan matang, agar jika pinjaman ini terealisasi, benar-benar bisa terlaksana secara maksimal,” ucap Andrian beberapa waktu lalu.

Lalu, berapakah pinjaman ke PT SMI yang akan disepakati? Jawabannya setelah sidang paripurna dengan agenda tersebut dilaksanakan.(pid)



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.