RSUD Kepahiang Siapkan Ruang Pemeriksaan & Isolasi Terkait Covid-19, Begini Penampakannya

April 2, 2020
Berita Utama 0   996 views 0
Franco Escobar saat meninjau ruang perawatan

Anggota DPRD Kepahiang, Franco Escobar, S.Kom saat meninjau ruang khusus pemeriksaan ODP, OTG dan PDP Covid-19 (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – RSUD Kepahiang sedang dan telah menyiapkan beberapa ruang untuk penanganan pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP). RSUD Kepahiang juga sudah menyiapkan ruang isolasi bagi PDP berat Covid-19.

“Ruang pemeriksaan ini sudah kita siapkan bagi mereka yang berstatus OTG, ODP dan PDP,” kata Direktur RSUD Kepahiang, Hulman August Erikson menjelaskan kepada anggota DPRD Kepahiang Franco Escobar yang meninjau lokasi itu, Rabu (01/04/2020).

Hulman menuturkan, saat pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), terlebih dahulu akan melalui proses screening.

Franco dan Direktur RSUD Hulman Erikson

Direktur RSUD Kepahiang dr. Hulman Erikson saat menunjukkan ruang pemeriksaan khusus bagi pasien OTG, ODP dan PDP Covid-19 kepada anggota DPRD Franco Escobar, S.Kom. Ruang ini tidak disediakan ventilasi, bahkan AC (Foto: Amin/PROGRES.ID)

“Datang kita minta cuci tangan, keluarganya juga, akan di-screening dulu, kalau dia terindikasi OTG, ODP akan kita periksa di ruang ini, kalau tidak seperti biasa di ruang perawatan IGD,” terang Hulman.

Selain itu, ruang isolasi juga telah di siapkan. Jaraknya dari ruang lain cukup jauh dan memang merupakan ruang yang belum digunakan sebelumnya.

“Ruang isolasi ini memang masih harus pembenahan lagi, tapi segera kita bereskan. Karena kita tidak tahu nanti kalau perkembangan Covid-19 ini memburuk,” imbuh Hulman.

Ruang isolasi PDP

Ini adalah ruang isolasi yang disiapkan RSUD Kepahiang bagi PDP Corona (Foto: Amin/PROGRES.ID)

Hulman menjelaskan, RSUD Kepahiang bukan rumah sakit rujukan Covid-19. RSUD Kepahiang hanya akan menangani pasien berstatus OTG, ODP dan PDP.

“PDP itu bahkan dibagi tiga, kami hanya akan menangani PDP ringan dan sedang, kalau PDP berat akan kita rujuk ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu,” ujar Hulman.

Politisi PKS Kepahiang, Franco Escobar berharap RSUD dapat memaksimalkan Alat Pelindung Diri (APD) semaksimal mungkin, karena APD ini cukup sulit didapatkan.

“Memang APD ini sulit, meski kita ada uangnya, barangnya langka. Untuk itu, kami berharap RSUD bisa semaksimal mungkin memanfaatkan yang ada, dan kami dari DPRD akan support, karena rumah sakit adlaah gard terdepan penanganan Covid-19 ini,” sampai Franco.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.