Selepas 11 Juli, Dinas Dikbud Belum Berani Pastikan Aktivitas Sekolah Normal Lagi

Juni 16, 2020
Berita Utama Pendidikan 0   392 views 0
Hartono

Dr. Hartono, M.Pd (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang belum berani memastikan kegiatan belajar di rumah setelah 11 Juli 2020 akan berakhir. Pasalnya, instruksi Kementerian Dikbud dan Gugus Tugas Covid-19 nasional hingga ke daerah juga belum memastikan aktivitas sekolah akan kembali diaktifkan seperti sedia kala.

“Kami masih menunggu petunjuk dari Kemendikbud maupun dari Gugus Tugas, kalau kita lihat situasinya sepertinya masih akan diperpanjang lagi,” kata Kepala Disdikbud Kabupaten Kepahiang, Hartono (16/06/2020).

Ia berujar, kegiatan belajar mengajar tatap muka langsung di kelas dipandang masih berrisiko menyebarkan Covid-19.

“Sekarang Kepahiang zona kuning, tap kita belum berani menerapkan (aktivitas sekolah normal), bahkan meskipun kita (Kabupaten Kepahiang) sudah kembali ke zona hijau, pertimbangan kita juga tetap harus matang memperbolehkan kegiatan belajar mengajar langsung di sekolah,” jelas Hartono.

Menurut Hartono, saat ini Disdikbud mencoba merancang pola belajar mengajar yang efektif meski dalam masa pendemi Covid-19.

“Kita coba cari solusi, seperti apa proses KBM-nya. Untuk belajar secara virtual juga tidak memungkinkan, tidak semua pelajar punya perangkat dan fasilitas di rumah untuk mendukung KBM secara virtual. Belum lagi batasan-batasan lain. Tentu ini menjadi pemikiran kami dan jika formulanya siap, tentu kita aplikasikan,” demikian Hartono.(koe)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.