Sempat Telepon, Begini Cerita Yoneri, Suami Mega yang Ikut Terhantam Tsunami Selat Sunda

Desember 24, 2018
Featured Peristiwa 0   3.9K views 0
Jenazah mega yuliana tiba di kepahiang

Prosesi sebelum jenazah korban dimakamkan (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Yoneri Primadita, suami dari Mega Yuliana, warga asal Desa Taba Mulan, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang yang meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda bercerita bahwa istrinya sempat menghubunginya via telepon dan berbincang cukup lama dengannya dan kedua anaknya.

“Sempat telepon, sama anak-anak juga,” ungkap Yoneri, Senin (24/12/2018).

Ia mengatakan, istrinya juga tidak lupa mengucapkan selamat beristirahat sebelum telepon ia berikan kepada anak-anaknya.

“Sempat bilang selamat istirahat, dan sempat ngobrol-ngobrol lama sama anak-anak di telepon,” ucap Yoneri yang juga karyawan PT PLN.

Sementara itu, perwakilan manajemen PLN Pusat, Koryawan Aji mengaku kehilangan salah seorang karyawati cerdas yang telah mengabdi bagi PLN.

Baca Juga:

“Kita kehilangan sosok wanita cerdas dari Divisi Analisis SDM yang selama ini berperan penting memotivasi kinerja karyawan PLN,” ungkap Koryawan  yang menjabat Kepala PLN Unit ITJBB, Jakarta.(koe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.