SPBU Diduga Jadi Target Penukaran Uang Palsu

April 14, 2016
Berita Utama Hukum 0   237 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tampaknya harus lebih waspada terhadap oknum-oknum warga yang ingin menukar atau pun saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Diduga SPBU menjadi target oknum-oknum pengedar uang palsu (upal). Menurut pengelola SPBU 24.391.12 Pasar Kepahiang, Supri, hampir setiap bulan petugas di SPBU itu mendapat upal dari warga.

“Nyaris tiap bulan ada saja uang palsu yang kami dapat. Paling kecil pecahan Rp 20 Ribu,” ungkap Supri, Kamis (14/4/2016).

Ia menduga, SPBU memang dijadikan target penyebaran uang palsu. ALasannya, para penukar upal kemungkinan dan menduga SPBU cukup ramai dan petugasnya dinilai kurang teliti.

“Memang sepertinya jadi target, karena setiap bulan ada saja, meski hanya selembar. Penukarnya kemungkinan menduga petugasnya yang sibuk dengan antrean kendaraan yang ingin mengisi bensin, dinilainya akan kurang teliti,” ungkap Supri.

Modus yang digunakan penukar upal, lanjutnya, biasanya dengan cara membeli bensin atau kadang langsung menukar uang kepada petugas.

“Sejak seringnya kejadian itu, petugas di SPBU ini jadi lebih waspada,” imbuhnya.

Ia mengatakan, hampir semua uang palsu yang ditemukan, semuanya memiliki kemiripan dengan uang asli sekitar 90 persen.

“Sudah canggih sepertinya sekarang, upanya ada tanda air, ada pita pengamannya juga. Tapi, kalau diamati dengan baik akan terlihat jelas bedanya. Contohnya, untuk pecahan Rp 20 Ribu tanda airnya persis seperti pada pecahan Rp 1.000,” terangnya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.