Tanpa Defisit, APBD Perubahan 2020 Disahkan Rp 862 Miliar

September 22, 2020
Berita Utama Birokrasi 0   245 views 0
Pengesahan APBD Perubahan 2020

Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan, SP dan Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM didampingi Wakil Ketua I dan II, Sekwan dan Asisten memperlihatkan dokumen APBDP 2020 yang sudah diteken (Foto: Humas DPRD)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 akhirnya disahkan menjadi Perda dengan nilai belanja daerah sebesar Rp 862.481.687.179,22. Bahkan, setelah penerimaan pembiayaan, defisit yang semula Rp 110.184.669.884,24 menjadi Rp 0.

Jika membandingkan dengan APBD murni tahun 2020, maka ada penurunan nilai APBD. Sebelumnya APBD 2020 disahkan senilai Rp 871.041.035.067,51. Jumlah belanja daerah ini menyusut sebesar Rp 8.559.347.888,29.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepahiang Hariyanto pada sidang paripurna yang digelar pada Selasa (22/09/2020) menjelaskan, hasil tersebut telah disepakati bersama antara Bangar DPRD dan TAPD. Ia menjelaskan, total pendapatan daerah dalam APBD-P 2020 itu senilai Rp 752.297.017.294,98 dengan belanja daerah setelah perubahan Rp 862.481.687.179,22.

“Defisit anggaran sebesar Rp 110.184.669.884,24 dengan total penerimaan pembiayaan netto Rp 110.184.669.884,24. Dengan demikian maka defisit anggaran setelah dikurangi pembiayaan netto sebesar Rp 0,” ucap Hariyanto membacakan laporan Banggar DPRD.

Hariyanto menegaskan, dalam membahas APBD Perubahan 2020, Banggar dan TAPD telah berpedoman pada Permendagri Nomor 13 tahun 2006 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Permendagri Nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri Nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2020, serta Peraturan Menteri Keuangan nomor 35 tahun 2020 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun 2020 dalam rangka penanganan pandemi covid-19 dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional serta Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2020 tentang perubahan postur APBN tahun anggaran 2020.

Pada sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Windra Purnawan didampingi Wakil Ketua 1 Andrian Defandra dan Wakil Ketua II M. Thobari Muad tersebut, Perda APBD Perubahan tahun 2020 akhirnya disahkan setelah disetujui 4 fraksi yang ada di DPRD Kepahiang.

“Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Kepahiang disahkan menjadi Peraturan Daerah,” ucap Windra mengetuk palu sidang.(rls/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.