Tanpa Dukungan Rakyat, Bupati Hidayat Akui Berat Membangun Kepahiang

Maret 1, 2021
Berita Utama Birokrasi 0   197 views 0
Bupati terpilih

Bupati Kepahiang Dr.Ir. Hidayattullah Sjahid, MM didampingi Wabup H. Zurdi Nata, S.Ip menerima memori jabatan dari Plh Bupati Zamzami Zubir, SE, MM disaksikan pula oleh pimpinan DPRD Kepahiang (Foto: Humas DPRD/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid mengaku berat membangun Kabupaten Kepahiang 3,5 tahun kedepan jika tanpa dukungan masyarakat. Pasalnya, anggaran yang minim dan waktu yang singkat akan berpengaruh terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang periode 2021-2024 ini.

“Tantangan kedepan semakin berat, ketersedian anggaran dan tuntutan masyarakat lebih kompleks. Tentu diperlukan penajaman skala prioritas, mengingat masa jabatan kami yang hanya 3,5 tahun,” ungkap Bupati Hidayat pada Sidang Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Kepahiang dan Sertijab serta Penyerahan Memori Jabatan, Senin (01/03/2021).

Ia menyampaikan, agar Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang tetap menjalankan visi dan misi, tetap dibutuhkan saran dan kritik dari masyarakat.

“Dukungan, saran dan kritik kami butuhkan agar tetap on the track. Tanpa dukungan semua pihak tentu pembangunan di Kabupaten Kepahiang menjadi hal yang sulit, sesuai dengan tagline ‘Bersama Kita Bisa’, kita wujudkan Kepahiang yang maju, mandiri, sejahtera dan berdaya saing,” terangnya.

Hidayat juga mengungkapkan terimakasihnya kepada Wakil Bupati periode 2016-2021 yang telah mendampinginya membangun Kepahiang lima tahun sebelumnya.

“Saya mngucap terimasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Netti Herawati yang telah mendampingi membangun Kabupaten Kepahiang periode 2016-2021,” imbuhnya.

“Pengabdian dan dedikasi yang kami berikan tentunya masih terbatas, dari hati yang paling dalam kami ucapkan terima kasih dan permohonan maaf,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sidang paripurna istimewa ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan didampingi Wakil Ketua I Andrian Defandra dan Waka II Thobari Mu’ad. (rls/red)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.