Ular Membelit Anak 5 Tahun Hingga Nyaris Tewas

Juni 13, 2016
Featured Peristiwa 1   178 views 0

PROGRESKEPAHIANG.com – Seorang anak yang masih berusia 5 tahun, Rafli nyaris tewas karena tubuhnya sudah dililit ular piton berukuran besar. Ular itu diperkirakan memiliki panjang 5 meter dan berdiameter 15 cm.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari sekira pukul 02.00 WIB di pondok kebun Desa Damar Kencana, Kecamatan Muara Kemumu.

Mulanya, Frengki (25) dan istrinya Nita (22) beserta anaknya bermalam di pondok kebun miliknya yang cukup dekat dengan aliran sungai. Mereka bermalam karena ingin menuntaskan panen kopi sekaligus menjaga kebun tersebut.

Ketiganya tidur lelap di pondok itu hingga akhirnya sekitar pukul 02.00 WIB, ibu Rafli, Nita terbangun dari tidur dan berniat menyiapkan makan sahur.

Namun, ia terkejut bukan kepalang saat melihat anaknya dalam kondisi dililit ular piton. Nita pun menjerit hingga membangunkan suaminya. Secara reflek, Frengki pun menangkap kepala piton yang sudah bersiap melahap kaki anaknya.

Nita kemudian mengambil pisau dan menebaskan pisau itu ke arah kepada piton. Namun, justru yang menjadi sasaran adalah tangan suaminya. Meski terluka suaminya tetap mengarahkan istrinya untuk menyembelih tubuh ular.

Akhirnya, Nita memotong tubuh ular itu hingga putus dan ular itu pun mati. Kemudian, belitan ular di tubuh anaknya pun dilepaskan perlahan. Saat itu kondisi Rf sudah lemas karena nyaris kehabisan nafas akibat belitan ular yang sangat kencang.

Kedua orang tuanya pun bergegas membawa anaknya ke desa. Akhirnya, warga menyarankan agar segera diberi pertolongan medis. Rafli kemudian dibawa ke Klinik dr. Arbi di Kelurahan Pasar Ujung, Kecamatan Kepahiang. Setelah mendapat pertolongan, kondisi Rafli pun membaik.

“Alhamdulillah kondisi anaknya tidak apa-apa. Tapi, Frengki mengaku kalau ia masih bingung mengapa ular itu bisa masuk tanpa diketahui oleh mereka. Kemudian, setelah dicari-cari, tak ada celah atau lubang besar yang memungkinkan ular itu bisa masuk ke dalam pondok,” cerita anggota DPRD Kepahiang, Zainal yang masih berkerabat dengan Frengki dan Nita, Senin (13/6/2016).(pid)

Publikasi BKD Kepahiang Bayar PBB



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.