Warga Kampung Pensiunan Rugi Rp 18 Juta Gegara Madu Palsu, 2 Pria Dibekuk Polisi

April 5, 2021
Berita Utama Hukum 1   280 views 0
Konferensi pers Polres

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman S.IK, MAP menjelaskan perihal transaksi madu palsu yang menyebabkan kerugian seorang warga Kelurahan Kampung Pensiunan hingga Rp 18,4 Juta (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Tim Elang Juvi Satuan Reserse Kriminal Polres Kepahiang mengamankan dua tersangka penjual madu palsu. Dua tersangka itu berinisial SY (39 Tahun), warga Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau dan BH (39 Tahun), warga Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD).

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman menjelaskan, SY diamankan terlebih dahulu, sedangkan BH diamankan kemudian di kontrakannya di Kabupaten Pelelawan, Riau.

“Dua tersangka ini menjalankan aksi penipuan dibantu oleh pelaku berinisial DO. Orangnya ini masih kami telusuri keberadaannya,” jelas Suparman saat konferensi pers di Mapolres Kepahiang, Senin (05/04/2021).

Suparman berujar, ketiga pelaku ini berhasil mengelabui Tamrin Juminto (39 tahun) warga Kelurahan Kampung Pensiunan Kepahiang. Tamrin bahkan harus merugi hingga Rp 18 Juta karena madu palsu hasil transaksi dengan para tersangka.

“Kerugian korban akibat madu palsu ini mencapai sekira Rp 18 Juta,” ujar Suparman yang juga didampingi Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Welliwanto Malau.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut Suparman, kedua tersangka dijerat Pasal 378 KUHPidana.

“Kedua tersangka dijerat pasal 378 KHUP,” pungkasnya.(koe)



One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.