Sinopsis Film Vice, Realitas Buatan Bruce Willis dalam Dunia Impian

Redaksi Progres
Sinopsis Film Vice/istmewa

KEPAHIANG.PROGRES.ID- Film “Vice” (2015), disutradarai oleh Brian A. Miller, menghadirkan sebuah konsep yang menarik tentang sebuah tempat impian yang bernama “Vice”, yang diperankan oleh Bruce Willis sebagai Julian Michaels.

Dalam tempat ini, para pelanggan dapat melakukan segala hal yang mereka inginkan tanpa konsekuensi apapun.

Namun, hal yang paling menarik dari “Vice” adalah keberadaan manusia buatan yang tampak, berpikir, dan merasa seperti manusia sungguhan.

Julian Michaels telah menciptakan lingkungan yang sangat realistis di “Vice“, di mana manusia buatan atau robot hidup bersama dengan manusia sungguhan.

Mereka diperlakukan seperti objek atau hiburan bagi para pelanggan yang datang untuk mengunjungi tempat ini. Salah satu manusia buatan yang menonjol dalam cerita ini adalah Ambyr Childers yang memerankan karakter Kelly.

Namun, dibalik kemewahan dan kenikmatan yang ditawarkan oleh “Vice”, terdapat konsekuensi-konsekuensi yang gelap.

Ketika salah satu robot di “Vice” mulai mengalami pemikiran dan perasaan yang semakin nyata, segala sesuatu di dalam tempat tersebut berubah menjadi kacau.

Hal ini memicu serangkaian peristiwa yang mengancam keberadaan “Vice” dan menempatkan kehidupan manusia buatan serta manusia sungguhan dalam bahaya.

Pada saat yang sama, detektif Matthews (diperankan oleh Ryan O’Nan) berusaha mengungkap kebenaran di balik “Vice” dan keberadaan manusia buatan di dalamnya.

Sementara itu, karakter-karakter seperti Thomas Jane sebagai Roy, Johnathon Schaech sebagai Chris, dan Bryan Greenberg sebagai Evan, terlibat dalam konflik-konflik yang semakin rumit seiring dengan berkembangnya cerita.

Dengan aksi yang menegangkan dan plot yang penuh dengan misteri, “Vice” mengajukan pertanyaan-pertanyaan filosofis tentang moralitas, kebebasan, dan batasan teknologi.

Film ini menggabungkan elemen fiksi ilmiah dengan drama yang menggugah pemikiran, menciptakan sebuah narasi yang memikat dan mendalam tentang realitas buatan dalam dunia impian yang mengerikan.