Gas LPG 3 Kg Langka, Ada Warga Terpaksa Beralih Pakai Kayu Bakar

Oktober 7, 2020
Berita Utama Humaniora 0   251 views 0
Gas 3 Kg

Foto: SerayuNews.com

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Kepahiang masih menyelediki penyebab langkanya Liquid Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 3 Kg sejak sebulan terakhir. Terlebih lagi kelangkaan tidak hanya terjadi di Kepahiang, melainkan juga hampir di semua wilayah di Provinsi Bengkulu.

“Belum tahu sampai saat ini, kita masih nyari tahu sebabnya ini kenapa? Kita juga sudah surati agen elpiji pekan lalu, apakah memang stok dari Pertamina dikurangi atau seperti apa,” kata Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Kepahiang Husni Thamrin, Selasa (06/10/2020).

Husni Thamrin berujar, masih menunggu surat balasan dari agen LPG sebelum mengambil langkah selanjutnya. “Kita nunggu balasan dulu dari agen seperti apa, nanti kita coba konfirmasi juga ke Pertamina,” imbuh Husni.

Menurut Husni, Disdagkop UKM tidak dapat berbuat banyak atas kelangkaan gas elpiji, hal ini bukan lagi kewenangan Pemerintah Kabupaten.

“Gas ini bukan kewenangan kita berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No 13 Tahun 2018. Dalam aturan itu sangat jelas, tapi kita tetap surati agen yang ada sekadar untuk mengetahui sebabnya apa,” demikian Husni.

Pantauan jurnalis, khusus di Kecamatan Kepahiang warga masih bisa mendapatkan gas 3 Kg meski harganya mencapai Rp 28 Ribu per tabung di tingkat warung kelontong.

Husni Thamrin

H. Husni Thamrin, SE

“Terakhir beli Rp 28 Ribu di warung, kalau pas di agen ada kabarnya di sana Rp 20 Ribu per tabung,” ungkap warga Kepahiang, Mulya.

Sementara itu, di kawasan Seberang Musi , Muara Kemumu dan Bermani Ilir, ada warga mengaku terpaksa menggunakan kayu bakar.

“Pakai kayu bakar lagi, gas sudah tidak ada yang jual, kalau ada terakhir kami sudah tidak kebagian, warga sudah rebutan,” ungkap warga, Wahid.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.