Tak Lagi Miskin, 22 Keluarga Enggan Lagi Terima PKH, Bupati Hidayat Apresiasi

Desember 5, 2019
Advertorial Humaniora 0   1.6K views 0
Bupati pasang stiker

Bupati Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU memasang stiker tanda penerima PKH secara simbolis (Foto: Istimewa/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Sebanyak 22 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan graduasi secara mandiri. Graduasi adalah peningkatan kesejahteraan, sehingga mereka merasa tak perlu lagi menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Di Kecamatan Tebat Karai, sebelumnya terdapat 318 KPM penerima PKH. Jumlah KPM ini terus menurun dari seblumnya pernah di angka 667 KPM.

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid mengapresiasi warga yang secara mandiri mengundurkan diri dari program PKH karena merasa telah menjadi keluarga mampu. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin di Kepahiang kian berkurang. Ini diungkapkan Bupati Hidayat saat menyaksikan penandatanganan graduasi mandiri 4 penerima
bantuan PKH secara simbolis di Desa Karang Tengah, Kecamatan Tebat Karai, Kamis (5/12/2019).

“Dulunya saya dan suami jualan sayur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sejak dapat bantuan PKH, kebutuhan keluarga kami terbantu dan bisa menambah modal jualan sayur. Sekarang kami sudah merasa cukup mampu tanpa membebani pemerintah. Untuk itu saya dan keluarga sepakat untuk mengundurkan diri (Dari daftar penerima PKH),” ungkap salah seorang peserta graduasi asal Desa Karang Tengah, Risusilawati (37 Tahun).

Sementara itu, Bupati Hidayat mengapresiasi keputusan 22 KPM yang memilih melakukan graduasi. Ia menjelaskan bahwa, PKH sudah banyak membantu meningkatkan perekonomian warga dan mengurangi angka kemiskinan.

PKH

Bupati Hidayat didampingi Kadinsos Ir. Ris Irianto saat menyaksikan penandatnganan warga yang akan undur diri dari program PKH (Foto: Ist/PROGRES.ID)

“Azas manfaat dari PKH ini sangat besar, sudah banyak yang merasakan. PKH ini adalah salah satu program Kementerian Sosial yang dananya besar dan menjadi yang diandalkan mengentaskan kemiskinan,” ungkap Hidayat.

Bupati Hidayat juga menuturkan, ada banyak bantuan dari Kemensos, salah satunya Bansos yang diperuntukkan khusus kepada masyarakat miskin berusia lanjut.

“Ada banyak program yang bisa dimanfaatkan dari pemerintah pusat dan disalurkan melalui pemerintah desa. Ada untuk lansia, ada bagi penyandang cacat dan lain sebagainya,” terang Hidayat.(pid/prw)

Dipersembahkan Kominfo bekerjasama dnegan Progres Kepahiang



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.