Jokowi Lantik AHY Jadi Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto Isi Jabatan Menkopolhukam

Progres Kepahiang
ahy dan hadi tjahjanto
Menkopolhukam Hadi Tjahjanto dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melambaikan tangan usai dilantik (Foto: IDX Channel)

KEPAHIANG.PROGRES.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Hadi Tjahjanto menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang, serta Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pelantikan ini digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2024.

Presiden Jokowi secara langsung memandu keduanya mengambil sumpah jabatan. Keduanya pun mengucap ikrar sumpah sebagai menteri.

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden Jokowi yang diikuti AHY dan Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, Hadi Tjahjanto telah memegang jabatan sebagai menteri ATR dan Kepala BPN, sementara Menko Polhukam dipegang oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang bertindak sebagai pelaksana tugas, mengganti kekosongan yang ditinggalkan Mahfud MD.

Hadi Tjahjanto sebelumnya menjabat sebagai Panglima TNI pada periode 2017-2021, sebelum diamanahkan oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri ATR dan Kepala BPN sejak Juni 2022.

Di sisi lain, AHY, putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memulai karir militernya di Akademi Militer pada tahun 1997.

Sosok kelahiran 10 Agustus 1978 tersebut memperoleh predikat terbaik saat lulus dari Akademi Militer pada tahun 2000, serta berhasil meraih Bintang Adi Makayasa.

Selama berkarier di militer, AHY menekuni pendidikan tinggi dan berhasil meraih tiga gelar pascasarjana program master, termasuk dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, tahun 2006; Universitas Harvard, Amerika Serikat, tahun 2010; serta Universitas Webster, Amerika Serikat, tahun 2015.

AHY meniti karier militernya hingga mencapai pangkat mayor infanteri, sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur dari TNI pada akhir tahun 2016, demi fokus berkiprah di dunia politik, mengikuti jejak sang ayah.

Langkah pertama AHY di kancah politik dimulai saat dia diajak oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017.

Sejak saat itu, AHY aktif terlibat di dunia politik melalui Partai Demokrat, dan pada 15 Maret 2020, dia diangkat sebagai ketua umum Partai Demokrat untuk periode 2020-2025 setelah mendapatkan dukungan dari 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.