Ketua MUI Kepahiang Ingatkan Protokol Kesehatan di Resepsi Nikah

November 28, 2020
Olahraga dan Kesehatan 0   254 views 0
Ketua MUI Rabiul Jayan

Ketua MUI Kabupaten Kepahiang Ustadz H. Rabiul Jayan, S.Ag, M.Pd saat menyampaikan materi presentasinya di Hotel Umro Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepahiang Ustadz Rabiul Jayan mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19 saat menghadiri resepsi pernikahan.

“Kita kemarin sudah rapat soal pesta nikah ini dengan FKPD, memang kita tidak bisa hentikan. Kita menimbang, banyak yang mencari hidup dari acara resepsi pernikahan. Solusinya, pesta nikah boleh, tapi protokol kesehatan harus dijalankan denganbbenar-benar,” kata Jayan pada sebuah acara di Hotel Umro, Kelurahan Pasar Ujung, Jumat (27/11/2020).

Jayan menjelaskan, usaha yang bergantung dari resepsi pernikahan antara lain, usaha organ tunggal, musisi band, biduan (penyanyi), pemilik usaha tenda dan pelaminan, fotografi dan videografi serta usah lainnya.

“Banyak hal yang harus dipertimbangkan kalau pemerintah menghentikan ini, dampaknya ke pendapatan banyak orang, mulai dari organ tunggal, itu bukan satu orang, mereka punya karyawan. Kemudian ada usaha tenda pelaminan, itu juga banyak orangnya. Makanya, yang datang ke acara resepsi nikah harus betul-betul dijalankan protokol kesehatannya,” jelas Jayan.

Jayan menerangkan, saat ini masyarakat memang sudah harus mengubah kebiasaan atau ubah laku dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebiasaan kita sudah harus berubah, beradaptasi dengan perilaku baru. Kalau sebelum pandemi, masker hanya kita pakai di tempat-tempat tertentu, kini kita tiap hari harus pakai. Begitu juga dengan mencuci tangan, kita lihat di tempat-tempat umum, tempat cuci tangan tersedia, hand sanitizer ada. Ya begitulah kita harus mengubah perilaku baru kita,” sampainya.(pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.