Perda Kawasan Tanpa Rokok Antarkan Bupati Kepahiang Raih Penghargaan Pastika Parahita

Juni 2, 2018
Buati terima pastika parahita

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid saat menerima penghargaan Pastika Parahita | Foto: Istimewa/PROGRES.ID

PROGRESKEPAHIANG.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan RI, Kamis (31/05/2018).

Penghargaan tersebut diberikan atas upaya Pemkab Kepahiang menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihantono dan diterima langsung oleh Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid dalam acara puncak Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2018 di Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jakarta.

Tak hanya Pemkab Kepahiang, sejumlah kepala daerah lain juga menerima penghargaan serupa di Kantor Kemenkes hari itu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang, Saprialis Gani menerangkan, terbitnya Perda tersebut juga berkat dukungan masyarakat dan DPRD Kepahiang.

“Pak Bupati menerima langsung penghargaan itu di Kantor Kemenkes,” ungkap Saprialis.

Ia berharap, Perda itu benar-benar dapat direalisasikan dan tidak hanya sekedar regulasi.

“Harapan kita masyarakat bisa sadar, kalau di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan jangan dipakai merokok. Jika ada tanda dilarang merokok untuk tidak dilanggar,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebelum di-Perda-kan, bupati sebelumnya Bando Amin C Kader telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 7 Tahun 2014 tentang KTR. Pada masa kepemimpinan Hidayattullah Sjahid Perbup itu diusulkan ke DPRD untuk dijadikan Perda KTR pada tahun 2017, yang akhirnya setelah dibahas oleh Panitia Khusus disepekati menjadi Perda Nomor 5 tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok.(pid)



Promosi BKD kepahiang
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.