Satgas Covid-19 Kepahiang Targetkan 20.638 Orang Disuntik Vaksin

Juni 14, 2021
Tajri Fauzan

Kadinkes Kepahiang H. Tajri Fauzan, S.KM, M.Kes saat memberikan penjelasan terkait DBD dan Covid-19 kepada jurnalis di ruang kerjanya (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepahiang menargetkan sebanyak 20.638 orang untuk mendapat suntikan vaksin. Target ini diharapkan sukses dilakukan pada tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang yang juga Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kepahiang Tajri Fauzan mengungkapkan, rincian target vaksinasi ini adalah tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia.

“Rinciannya adalah untuk SDM kesehatan sebanyak 936 orang. Ini sudah dilakukan pada vaksinasi tahap I. Kemudian untuk petugas publik sebanyak 11.496 orang dan lansia sebanyak 8.206 orang,” ungkap Tajri, Minggu (12/06/2021).

Tajri menjelaskan, vaksinasi ini bertujuan membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi.

“Dengan divaksin harapan kita, orang yang divaksin memiliki kekebalan tubuh terhadap virus covid-19. Meski tidak menjamin 100 Persen, tapi ini adalah ikhtiar kita untuk keluar dari pandemi ini. Dengan divaksin, maka dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat covid-19,” terang Tajri.

Vaksinasi Covid-19, lanjut Tajri, juga bertujuan mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu.

“Ada orang yang tidak dianjurkan divaksin atau tidak menjadi prioritas untuk mendapat vaksin Covid-19, antara lain anak-anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun dan orang yang menderita penyakit tertentu, seperti diabetes atau hipertensi,” terangnya.

Tajri mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, meski sudah mendapatkan suntikan vaksin.

“Meski sudah divaksin, bukan berarti tidak menaati protokol kesehatan 3M. Perilaku kita menaati prokes ini akan membuat kita keluar dari pandemi covid-19,” demikian Tajri.(pid)

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.