Sudah Berusia 60 Tahun Lebih, Bupati Hidayat: Saya Tak Penuhi Syarat Divaksin

Februari 3, 2021
Launching vaksinasi

Bupati Kepahiang Dr. Ir Hidayattullah Sjahid, MM bersama Ketua DPRD Windra Purnawan, SP, Kapolres AKBP Supratman dan FKPD pada launching vaksinasi Covid-19 di Dinkes Kepahiang (Foto: Ardi/DPRD Kepahiang)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid mengaku tidak bisa mendapat suntik vaksin Covid-19. Pasalnya, ia sudah berusia lebih dari 60 tahun. Ini diungkapkannya saat menyampaikan sambutan pada acara launching program vaksinasi Covid-19 di halaman kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang, Rabu (03/02/2021).

“Syarat untuk divaksin salah satunya adalah umur dibawah 59 tahun, sedangkan saya sudah 60 lebih untuk itu saya sudah tidak memenuhi syarat untuk divaksin. Sejujurnya saya ingin sekali divaksin,” ungkap Bupati Hidayat.

Sebelumnya, ia menjelaskan bahwa vaksinasi adalah upaya atau ikhtiar untuk lepas dari pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun melanda dunia.

launching vaksinasi

Bupati Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM membuka secara resmi program vaksinasi Sinovac di halaman kantor Dinkes Kepahiang (Foto: Julian/Diskominfo/PROGRES.ID)

“vaksinasi ini adalah ikhtiar (usaha) kita menghentikan pandemi Covid-19. Vaksinasi ini sudah dirancang lama. Pemerintah Indonesia akhirnya memakai vaksin jenis sinovac. Vaksin ini juga sudah menjalani uji klinis dan dinyatakan aman. Sudah pula mendapat sertifikat halal dari MUI. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk divaksin,” terangnya.

Untuk diketahui, orang pertama di Kepahiang yang mendapat suntik vaksin adalah Ketua DPRD Kepahiang Windra Purnawan. Setelahnya diikuti oleh Kapolres AKBP Supratman, Kajari Ridwan, perwakilan FKPD lainnya dan sejumlah kepala OPD.(rls/pid)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.