Dinas Dikbud Kepahiang Tunda Belajar Tatap Muka

Juli 10, 2021
Hartono

Dr. Hartono, M.Pd (Foto: Koko/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang kembali menunda kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, khususnya tingkat PAUD hingga SMP. Dinas Dikbud bahkan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/1593/DKD/Dikbud/2021 tentang Panduan Pembelajaran Tahun Pelajaran 2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kepahiang.

Dalam surat yang diterbitkan pada 9 Juli 2021 itu, Dinas Dikbud masih memperbolehkan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa-siswi baru. namun, Dinas Dikbud mengingatkan, pengenalan lingkungan sekolah harus terjadwal dan tidak menimbulkan kerumunan.

Setelah kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dilakukan, hari berikutnya peserta didik baru dan peserta didik lama dapat mengikuti KBM secara daring dan luring.

“Maksudnya kegiatan belajar mengajar daring itu, yakni bagi sekolah yang mampu secara fasilitas dan peserta didiknya juga mampu, bisa diterapkan belajar daring, via zoom atau WA. Bagi sekolah yang belum mampu bisa secara luring. secara luring ini, bisa menjadwalkan pemberian materi dan pemberian tugas secara terjadwal setiap kelas,” ungkap Kepala Dinas Dikbud, Hartono, Jumat (09/07/2021).

Pengambilan materi belajar dan tugas luring, lanjutnya, harus terjadwal, jangan sampai orang tua atau peserta didik yang mengambil tugas ikut dalam kerumunan.

“Protokol kesehatan 3M dilaksanakan betul di sekolah luring. Kami minta para guru mengingatkan peserta didik taua orang tua yang berurusan ke sekolah, dapat mematuhi prokes 3M,” terangnya.

Hartono juga mengingatkan, orang tua dan peserta didik terus menerapkan prokes 3M dalam beraktivitas sehari-hari di luar jam sekolah.

“Kami mngingatkan juga 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mncuci tangan dengan sabun di air mengalir terus dilakukan, meski di luar sekolah,” pungkasnya.(red)

 

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.