Puncak Hari Santri Nasional di Kepahiang, Gubernur Bengkulu: Santri Harus Sehat

Oktober 22, 2021
Covid-19 Pendidikan 0   258 views 0
Gubernur dan Bupati saat tiba di lokasi acara HSN 2021

Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA dan Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM, IPU bersama Pimpinan Kemenag Provinsi Bengkulu, Forkopimda Kabupaten Kepahiang tiba di komplek Pondok Pesantren Darussalam Kepahiang (Foto: Diskominfo/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Pondok Pesantren Darussalam Kepahiang Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah peringatan puncak Hari Santri Nasional (HSN) 2021 se-Provinsi Bengkulu, Jumat pagi (22/10/2021).

Pada peringatan tersebut, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang bertindak sebagai inspektur upacara berpesan agar santri dapat menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan di era pandemi Corona Virus Desease (COVID-19) seperti sekarang ini. Dimana para santri tidak boleh lengah dalam menjaga protokol kesehatan 5M+1D, yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan Doa,” pesan Rohidin pada acara yang juga dihadiri Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid tersebut.

Rohidin yang membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia tentang peringatan HSN tahun 2021 mengapresiasi sejumlah pesantren yang mampu mencegah dan mengendalikan kasus Covid-19 di lingkungan pesantren.

“Kita patut mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan atas dampak pandemi Covid-19. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi Covid-19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya,” ungkap Rohidin.

Menurut Rohidin, kemampuan tersebut tak lepas dari tradisi kedisiplinan dan kehati-hatian yang sudah lama diterapkan di lingkungan pesantren.

“Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan dan sikap kehati-hatian yang selama ini diajarkan oleh para pimpinan pesantren (kiai/nyai) kepada santri-santrinya. Tidak lupa pula bahwa keteladanan mereka berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh Pemerintah,” lanjut Gubernur Rohidin.

Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, kalangan pesantren mendapatkan ‘kado indah’ dari Presiden Joko Widodo berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Perpres ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

“Oleh karena itu, melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Amiin,” pungkasnya.(rls/red)

Pewarta/editor: Mukhtar Amin

Iklan: ayo ke kepahiang provinsi bengkulu



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.