Sebelum Ajaran Baru Mulai, Guru Wajib Vaksinasi

Juli 7, 2021
Pendidikan 0   217 views 0
Hartono Dikbud Kepahiang

Kepala Dinas Dikbud Kepahiang Dr. Hartono, M.Pd diwawancarai jurnalis usai menghadiri acara di Bappeda Kepahiang (Foto: Amin/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang mewajibkan seluruh guru SD dan SMP untuk mengikuti vaksinasi covid-19. Ini berlaku bagi guru berstatus ASN maupun guru kontrak atau THL.

“Seluruh guru SD dan SMP, kami wajibkan mengikuti vaksinasi sebelum tahun ajaran baru dimulai,” ungkap Kepala Dinas Dikbud Hartono belum lama ini saat diwawancarai di Bappeda Kepahiang.

Ia berujar, Dinas Dikbud sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang terkait teknis vaksinasi.

“Terkait vaksinasi ini, kami sudah koordinasikan ke Dinas Kesehatan. Teknisnya merekan (Dinkes) yang lebih paham,” ujarnya.

Hartono menuturkan, setidaknya ada lebih 3 ribu guru SD dan SMP se-Kabupaten Kepahiang yang harus menjalani vaksinasi ini.

“Lebih dari 3 ribu guru ya. nanti teknis vaksinasinya Dinkes yang lebih paham. Kami berharap, semuanya tuntas sebelum 13 Juli, tentu melihat ketersediaan vaksin,” tuturnya.

Hartono juga menjelaskan, perubahan perilaku di sekolah juga sudah wajib dilaksanakan, yakni sesuai protokol kesehatan 3M.

“Sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ini wajib dilaksanakan pihak sekolah kalau belajar tatap muka dilaksanakan tahun ajaran baru nanti. Prokes 3M ini berlaku bagi semuanya, baik siswa maupun guru dan tenaga lainnya. Guru harus mengingatkan siswanya yang tidak patuh prokes 3M,” demikian Hartono

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang yang juga Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kepahiang Tajri Fauzan mejelaskan, vaksinasi Covid-19 bertujuan mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu.

“Ada orang yang tidak dianjurkan divaksin atau tidak menjadi prioritas untuk mendapat vaksin Covid-19, antara lain anak-anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun dan orang yang menderita penyakit tertentu, seperti diabetes atau hipertensi. Tapi, informasi terkini untuk anak-anak dan remaja sudah diperbolahkan,” terangnya.(red)

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.