Sekolah Minim Siswa Bakal Tak Dapat BOS, Begini Tanggapan Bupati, DPRD Hingga DPR RI

September 9, 2021
Berita Utama Pendidikan 0   323 views 0
kegiatan belajar mengajar di sd air punggur

Suasana kegiatan belajarmengajar di SD Air Punggur Kecamatan Muara Kemumu, Kepahiang (Foto: Kiriman Romi Sulasta/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Terbitnya Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 6 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler mengancam sekolah dengan jumlah murid kurang dari 60 orang tidak kebagian dana BOS.

Bupati Kepahiang Hidayattullah Sjahid berpendapat, regulasi itu tidak akan diterapkan sepenuhnya oleh Kemendikbud Ristek. Pemerintah Pusat dinilai akan selektif merealisasikan aturan tersebut.

“Lihat kondisi alamnya, kalau dipaksakan nggak bisa juga. Nanti bisa tidak sekolah mereka ini, sedangkan sekolah lain jauh. Air Punggur misalnya (Jika tidak mendapat dana BOS) sulit juga. Untuk dimerger ke sekolah lain, kasian yang jarak tempuhnya makin jauh. Saya rasa itu (akan diterapkan) selektif, umumnya begitu,” ungkap Bupati Hidayat yang diwawancarai usai menghadiri acara pembagian SK PIP di Gedung Serbaguna Dinas Dikbud Kepahiang, Rabu (08/09/2021).

Disinggung terkait kesiapan Pemkab Kepahiang menganggarkan BOS daerah, Bupati Hidayat menyebut anggaran pendidikan saat ini sudah dialokasikan 20Persen dari APBD.

“Daerahkan sudah 20 Persen, APBD kita untuk pendidikan. Kalau nggak gitu nggak akan disahkan APBD kita. Jadi ada pola-polanya, seperti tadi ada beasiswa, ada yang dibiaya PIP dan sebagainya,” imbuh Hidayat.

Menurut Bupati Hidayat, regulasi yang diterbitkan Pemerintah Pusat harus ada penyesuaian di daerah. Pemerintah Pusat tidak bisa menyamaratakan kondisi di Pulau Jawa dengan daerah lain.

“Saya kira perlu ada modifikasi (dalam melaksanakan regulasi yang diterbitkan Pemerintah Pusat). Tidak bisa menunya menu pusat, kondisinya tidak sama seperti di Jawa. Bagaimana kalau di Papua? Jadi perlu penyesuaian, perlu modifikasi,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati. Ia berujar, sekolah yang jumlah muridnya kurang dari 60 orang tidak lagi efektif. Ia menyarankan, jika ada dua sekolah yang berdekatan untuk dilakukan merger.

“Karena kalau sekolah yang jumlah muridnya itu kurang dari 60 orang itu tidak efektif, makanya kalau ada dua sekolah yang berdekatan sebaiknya dimerger supaya lebih efektif,” ujar Dewi.

Namun, ia juga mengatakan, pemberlakuan Permendikbud Ristek itu tidak bisa diterapkan sepenuhnya. namun, juga harus mempertimbangkan kondisi geografis lokasi sekolah.

“Tapi ini juga tidak bisa berlaku, bagaimana dengan sekolah yang ada di atas gunung, tempat terpencil. Ya uda, gimana mereka mau sekolah, tambah jauh. Jadi lihat juga kondisi alamnya,” imbuh Dewi.

Sementara itu, Komisi I DPRD Kabupaten Kepahiang secara khusus telah mengundang Dinas Dikbud Kepahiang menyikapi terbitnya Permendikbud Ristek Nomor 6/2021 tersebut. Wakil Ketua Komisi I Hariyanto menegaskan, Pemkab Kepahiang terpaksa menganggarkan BOS daerah jika aturan tersebut wajib diterapkan.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, walau kondisi keuangan kita di Kepahiang cukup memprihatinkan, Pemkab Kepahiang harus menganggarkan BOS daerah untuk kelangsung sekolah-sekolah itu,” tegas Hariyanto yang diwawancarai usai RDP dengan Dinas Dikbud Kepahiang.

Terpisah, Kepala Dinas Dikbud Kepahiang, Hartono menyebut, setidaknya ada sekira 20 sekolah yang jumlah muridnya di bawah 60 orang. Ia mengatakan, Dinas Dikbud sudah merancang merger beberapa sekolah yang secara geografis masih mudah dijangkau warga di wilayah sekitarnya.

“Ada di Air Punggur, kemudian di Kota Agung, ada sekitar 20 sekolah. Tapi saya rasa tidak bisa direalisasikan juga, bagaimana dengan sekolah-sekolah lain di daerah terpencil. Tapi, kalau ini harus, kita siap saja menganggarkan (BOS daerah),” kata Hartono.(red)

 

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.