Bupati Sebut Sudah 4 Tahun Tunggu PLN Garap Geothermal Bukit Hitam

September 13, 2021
Berita Utama Serba-serbi 0   223 views 0
Vaksinasi lansia

Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM saat diwawancarai sejumlah jurnalis usai membuka Gebyar Vaksinasi Lansia (Foto: Ist/PROGRES.ID)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Bupati Kepahiang Provinsi Bengkulu Hidayattullah Sjahid mengakui sudah empat tahun menunggu aksi PT PLN GG (PLN Gas & Geothermal) menggarap potensi geothermal (panas bumi) di wilayah Bukit Hitam.

Ini diungkapkannya saat menyampaikan sambutan pada acara penyerahan SK Beasiswa PIP Aspirasi oleh Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati beberapa waktu lalu di Gedung Serbaguna Dinas Dikbud.

“Kepahiang ini tidak punya tambang besar, tidak punya minyak bumi, gas alam. Ada geothermal di Bukit Hitam, tapi sudah empat tahun sejak PLN mau garap, tapi saya tunggu-tunggu, sudah empat tahun ini, nggak juga digarap. Kayaknya memang PLN nggak punya duit. Malah kabarnya rugi terus,” ucap Hidayat.

Pernah diberitakan Progres Kepahiang pada 14 oktober 2019, PT PLN GG yang merupakan anak perusahaan PT PLN (Persero) sedang mencari investor untuk mendanai proyek panas bumi di 8 Wilayah Kerja Pertambangan (WKP), termasuk salah satunya WKP panas bumi Kepahiang.

Menukil berita Katadata.co.id dengan judul berita ‘Garap 8 Proyek Panas Bumi, Anak Usaha PLN Butuh Dana Rp 14 Triliun’ disebutkan bahwa dana yang dibutuhkan untuk menggarap 8 proyek itu mencapai USD 1 Miliar atau setara 14,2 Triliun.

Direktur PT PLN GG Yudistian Yunis kala itu berujar, 8 WKP itu akan dikerjakan bersama dengan investor dengan porsi masing-masing 70% – 80% dan 20% – 30%. Ia menuturkan, sudah ada 5 investor untuk menggarap sejumlah WKP panas bumi tersebut. Sayangnya, hingga 2021 ini belum ada tindaklanjut.(red)

Jaga Cagar Budaya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.