Ujang Syaripudin, Agripreneur Sukses dan Visi Membangun Kepahiang Maju

Juli 1, 2019
Politik Sosok 0   517 views 0
Ujang Pupuk dan jurnalis Progres.id

Ujang Syaripudin saat sedang menyampaikan gagasannya kepada jurnalis Progres.id (Foto: Koko/Progres.id)

KEPAHIANG, PROGRES.ID – Kepahiang adalah salah satu wilayah yang memiliki banyak potensi, mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata hingga energi baru terbarukan. Namun, keterbatasan anggaran dan kurangnya kemampuan Kepahiang menarik investor, membuat potensi itu lamban tereksplorasi.

“Kita punya pesona itu dan kita harus mampu menarik simpati orang lain dan mampu mendatangkan manfaat yang lebih baik,” ungkap Ujang Syaripudin atau yang populer dengan panggilan Ujang Pupuk, saat jurnalis Progres Kepahiang menyambangi villanya di kawasan Suro Baru Kecamatan Ujang Mas, Minggu (30/06/2019).

Bakal calon Bupati Kepahiang untuk Pilkada 2020 ini berujar, jika ia dapat ditetapkan sebagai calon bupati oleh KPU dan terpilih dalam kontestasi Pilkada, ia akan menarik anggaran dari pusat untuk pengembangan sumber daya yang ada di Kepahiang. Selain itu, potensi yang ada tersebut akan dimaksimalkan.

“Saya yakin bisa menarik anggaran pusat atau mendatangkan investor,” ucap ayah 3 anak ini.

Sebagai agripreneur (entrpreneur bidang agrikultur), suami dari Eva Susanti ini meyakini akan mampu mendongkrak hasil pertanian dan perkebunan. Ia bahkan sangat fasih menerangkan berbagai inovasi perkebunan dan hasil yang akan didapat.

Ujang Syaripudin

Ujang Syaripudin (Foto: Dok. Pribadi/PROGRES.ID)

“Saya tentu tidak asal bicara, karena saya sudah mencoba dan membuktikannya. Jika saya nanti dipercaya menjadi bupati, maka inovasi dibidang pertanian, perkebunan akan saya kembangkan dan saya akan turun langsung untuk memastikannya,” imbuh mantan politisi Partai Demokrat ini.

Pria kelahiran Kepahiang, 17 Desember 1969 ini juga memiliki visi untuk merealisasikan kerjasama pengembangan energi baru terbarukan, yakni panas bumi (geothermal) bisa bermanfaat dan dirasakan masyarakat Kepahiang.

“Belajar dari PLTA Musi yang WKP-nya (Wilayah Kerja Pertambangan) dikuasai nasional dan tidak banyak berkontribusi bagi masyarakat Kepahiang dan Provinsi Bengkulu, saya akan lakukan negosiasi agar potensi geothermal itu punya dampak yang signifikan bagi masyarakat dan PAD Kepahiang,” jelas pengusaha pupuk yang sudah ditekuninya sejak 1997 ini.

Untuk diketahui, Ujang Syaripudin menempuh  pendidikan sejak tingkat SD hingga SMA di Kepahiang (SMAN 1 Kepahiang). Ia mendapat gelar Sarjana Ekonomi (SE) dari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (Unihaz). Ia sudah menekuni agribisnis sejak ia remaja dan sukses membudidayakan berbagai produk agrikultur seperti kopi dan jahe.

Pengalaman organisasinya cukup banyak. Ia pernah menjabat Ketua Kawasan Agribisnis Se-Sumatra, Ketua Kadin Rejang Lebong Bidang Agribisnis, Ketua Offroad Curup Challenger (COC) Rejang Lebong, Anggota Komisi Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Rejang Lebong serta pengalaman organisasi lainnya.(koe/prw)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.