KEPAHIANG.PROGRES.ID– Juventus bersiap mengalihkan fokus total ke Serie A setelah perjalanan mereka di Coppa Italia terhenti secara menyakitkan.
Akhir pekan ini, Allianz Stadium akan menjadi panggung duel panas saat Bianconeri menjamu Lazio pada Senin (9/2/2026) pukul 02.45 WIB.
Laga ini menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Luciano Spalletti. Setelah sempat terbang tinggi dengan rentetan tren positif, Juventus dipaksa membumi usai dihajar Atalanta tiga gol tanpa balas di babak perempat final turnamen piala domestik tersebut.
Dominasi Kandang Jadi Senjata Utama Spalletti
Meski baru saja tersingkir dari Coppa Italia, performa Juventus di liga musim ini sebenarnya sangat impresif.
Di bawah kendali Spalletti, Si Nyonya Tua bertransformasi menjadi mesin gol. Tercatat, mereka berhasil mengamankan tujuh kemenangan dari sembilan laga terakhir di Serie A.
Ketajaman lini serang Juventus hanya bisa ditandingi oleh Inter Milan musim ini. Tak hanya tajam, Allianz Stadium juga masih menjadi benteng yang angker.
Bersama Napoli, Juventus memegang status sebagai tim yang belum terkalahkan di laga kandang sepanjang musim 2025/2026.
Catatan pertahanan di rumah sendiri pun sangat solid, di mana gawang Michele Di Gregorio baru kebobolan delapan gol di laga liga sejauh ini.
Lazio dan Ancaman “League Double” Bersejarah











