KEPAHIANG.PROGRES.ID- Film horor legendaris Indonesia Pengabdi Setan (2017) kembali mencuri perhatian penonton berkat kisahnya yang mencekam, emosional, dan penuh kejutan.
Disutradarai oleh Joko Anwar, film ini menggabungkan teror supranatural dengan drama keluarga yang kelam dan menyayat.
Sinopsis
Cerita bermula dari sebuah keluarga sederhana yang tinggal di rumah tua terpencil. Sang ibu telah lama terbaring sakit akibat penyakit misterius yang dideritanya selama bertahun-tahun.
Setelah perjuangan panjang, ibu akhirnya meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga.
Keadaan semakin sulit ketika sang ayah memutuskan bekerja di luar kota, meninggalkan anak-anak untuk mengurus diri mereka sendiri.
Rini, sebagai anak sulung, harus mengambil peran orang tua demi menjaga adik-adiknya tetap bertahan di tengah keterbatasan ekonomi dan rasa kehilangan.
Namun, sejak kepergian sang ayah, kejadian aneh mulai menghantui rumah tersebut.
Bunyi lonceng di malam hari, pintu yang terbuka sendiri, hingga penampakan menyerupai sosok ibu perlahan menebar ketakutan.
Anak-anak awalnya percaya bahwa ibu mereka kembali untuk menjaga dan melindungi.
Anggapan itu berubah drastis ketika teror semakin intens dan berbahaya. Mereka mulai menyadari bahwa kehadiran sang ibu bukanlah bentuk kasih sayang, melainkan bagian dari rahasia gelap masa lalu yang belum terungkap.
Perlahan, fakta mengerikan tentang keterlibatan sang ibu dengan sebuah sekte pemuja setan mulai terbongkar.
Situasi mencapai puncaknya saat keluarga ini menyadari tujuan sebenarnya dari kebangkitan sang ibu.
Ia tidak kembali untuk menghibur, tetapi untuk menagih janji dan menjemput anak-anaknya sesuai perjanjian terlarang yang pernah dibuat.
Dengan atmosfer yang menekan, visual suram, dan permainan suara yang efektif, Pengabdi Setan (2017) berhasil membangun ketegangan tanpa harus mengandalkan jump scare berlebihan.
Film ini menjadi bukti bahwa horor Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Pemeran Film Pengabdi Setan (2017)
- Tara Basro sebagai Rini
- Bront Palarae sebagai Bapak
- Endy Arfian sebagai Tony
- Nasar Anuz sebagai Bondi
- Muhammad Adhiyat sebagai Ian
- Ayu Laksmi sebagai Mawarni Suwono
- Asmara Abigail sebagai Darminah
- Ratu Felisha
- Egi Fedly sebagai Budiman











